rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Percayakan kepada Delfiadri

Percayakan kepada Delfiadri

Handi Yanuar, Redaktur Harian Rakyat Sumbar

Catatan Sepakbola
Oleh: Handi Yanuar

Liga 2 telah selesai. Semen Padang FC promosi ke Liga 1. Para pemain pulang dengan riang hati. Mereka memberi senyum untuk Ranah Minang.

Seorang kawan bertanya kepada saya. Siapa pelatih Semen Padang pada Liga -1 musim 2024/2025? “Percayakan kembali kepada Delfiadri,” ucap saya menjawab tanya. Kawan itu pun mengangguk-angguk.

Delfiadri adalah pelatih yang mempromosikan Semen Padang dari Liga 2 ke Liga 1. Lelaki kelahiran Payakumbuh membawa Kabau Sirah sebagai runner-up Liga 2.

Pekerjaannya sebagai juru strategi di lapangan telah berakhir sejak final Liga 2 selesai. Namun, secara administrasi kontraknya sebagai pelatih akan berakhir pada April 2024.

Alangkah riangnya Delfiadri andaikata manajemen Semen Padang FC, memerpanjang kontraknya, dengan menunjuknya kembali melatih Semen Padang FC.

Anggaplah ini sebagai bentuk penghargaan dari manajemen kepada Delfiadri yang telah sukses mempromosikan Semen Padang FC ke Liga 1.

Baca juga: https://rakyatsumbar.id/semen-padang-fc-cari-pelatih-hingga-renovasi-stadion-jelang-liga-1/

Baca juga: https://rakyatsumbar.id/semen-padang-rugi-sekira-rp15-miliar-akibat-sanksi-tanpa-penonton-dan-denda-rp100-juta/


Melatih tim bermain Liga 1 adalah cita-cita setiap pelatih, termasuk juga Delfiadri, apalagi melatih tim Semen Padang, klub yang ia bela sejak sebagai pemain.

Delfiadri tentu ingin pula melatih Semen Padang FC sebagai pelatih kepala pada Liga 1 nanti. Tim yang telah membesarkan namanya. Tapi, Delfi terkendala lisensi kepelatihan.

Lisensi pelatih pada Liga -1 adalah AFC A Pro, sedangkan Delfiadri berlisensi AFC A. Artinya, Delfiadri perlu mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC A Pro.

Solusinya bisa seperti ini, manajemen Semen Padang FC mendaftarkan orang lain yang mempunyai lisensi AFC A Pro, sebagai administrasi ke PSSI, dan Delfiadri lah yang mengomandoi di lapangan.

Hal tersebut pernah dilakukan oleh tim Liga -1, Bhayangkara FC, yakni menunjuk Emral Abus, sedangkan yang melatih adalah Agus Sugeng Riyanto, berlisensi AFC A.

Sebagai pelatih, Delfiadri punya pengalaman yang beragam lainnya. Ia pernah mengantarkan Semen Padang U-21 juara satu pada ISL tahun 2014.

Sebagai asisten pelatih Delfiadri juga pernah bahu membahu dengan Nilmaizar, melatih Semen Padang FC, di Liga -1.

Tentu, pengalaman inilah yang akan dipadukan Delfiadri andaikata manajemen Semen Padang FC mempercayakan tongkat kepelatihan kepadanya.

Setelah mempromosikan Semen Padang FC ke Liga 1, Delfiadri pernah berucap bahwa tim yang baru saja diantarkan ke Liga 1, tidak hanya sekedar numpang lewat di Liga 1.

Nah, ucapan Delfiadri itulah yang semestinya dipegang oleh manajemen Semen Padang FC, lalu memberikan kepercayaan kepadanya kembali.

Defliadri berani menyebut seperti itu, artinya ia bisa mengukur kemampuannya sebagai pelatih. Tapi, semua itu harus didukung oleh materi pemain yang mumpuni.

Memberikan kepercayaan kepada seseorang itu adalah sikap yang mulia, apalagi kepercayaan itu diberikan kepada orang yang telah berjasa, seperti Delfiadri ini.

Namun, apapun keputusan soal pelatih, semuanya tergantung  manajemen Semen Padang. Beranikah manajemen Semen Padang meniru konsep Bhayangkara FC?

Semoga kepercayaan itu diberikan kepada Delfiadri. Paling tidak menjadikannya sebagai asisten pelatih. (*) 

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *