Penghujung Oktober, Ada Vaksinasi Gratis Unand di  4 Lokasi

674

Bekerjasama Dengan Salim Group, 40 Ribu Dosis Vaksin Disediakan

Padang, Rakyat Sumbar—Universitas Andalas (Unand) bakal mengadakan vaksinasi gratis di empat lokasi  yang berada di tiga daerah Sumbar. Dalam kegiatan yang bekerjasama dengan Salim Group tersebut, sebanyak 40.000 dosis vaksin disediakan untuk mendukung percepatan vaksinasi di akhir Oktober ini.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Unand dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan level PPKM di setiap daerah, serta upaya mencapai kekebalan kelompok (herd imunity) minimal 70 persen,” sebut Wakil Rektor II Universitas Andalas Prof. Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB (K) ONK, di ruang kerjanya Gedung Rektorat Lantai I Unand, kampus Limau Manis, Selasa (19/10).

Ia mengatakan, vaksinasi akan dilangsungkan di 4 lokasi yakni Kampus II Kota Payakumbuh pada 25 Oktober 2021, Kabupaten Dharmasraya 26 Oktober 2021.Sedangkan dua lokasi lagi berada di Kota Padang, Auditorium Universitas Andalas pada 27-31 Oktober 2021, Student Center Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Jati 27-31 Oktober 2021.

“Semua dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Universitas Andalas diwajibkan untuk melakukan vaksinasi pada tempat yang telah disediakan,” ujarnya.

“Vaksinasi ini sejalan dengan penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang akan dilangsungkan pada 1 November mendatang. Mahasiswa dapat memilih lokasi terdekat dari tempat tinggalnya untuk melakukan vaksinasi ini,” tambahnya.

Diharapkannya dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dapat mengajak keluarganya untuk melakukan vaksinasi karena layanan vaksinasi juga disediakan untuk umum.

“Vaksin yang tersedia Pfizer, Sinovac dan Moderna tapi khusus moderna hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan Rumah Sakit Universitas Andalas,” terangnya.

Ia menambahkan, peserta harus berumur minimal 12 tahun untuk vaksin sinovac dan 18 tahun untuk vaksin Pfizer serta melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada laman http://rsp.unand.ac.id/pendaftaran-vaksin-sg.

“kegiatan vaksinasi ini terbuka untuk akan mengikuti vaksinasi tahap 1 dan tahap 2..Ketika vaksin diharuskan membawa fotokopi KTP/KK dan menunjukkan bukti daftar link, tidak terdaftar vaksin gotong royong,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kegiatan Vaksinasi Salim Group Yohannes mengungkapkan program ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah bekerjasama dengan berbagai pihak yang ada di Indonesia.

“Sebelumnya program ini juga berlangsung di beberapa universitas seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan kampus lainnya termasuk Universitas Andalas.  Diharapkannya dengan program ini dapat mempercepat terbentuknya herd immunity dalam melindungi masyarakat dari ancaman pandemi Covid-19,” pungkasnya. (mul/rel)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here