17/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Pencarian Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Berlangsung

Pencarian Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Berlangsung

Bantuan ke Keluarga Korban dari Sumbar Bakal Diberikan

Padang, rakyatsumbar.idPemerintah Provinsi Sumbar bakal memberikan bantuan untuk lima warga Sumbar yang menjadi korban dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu (09/01/2021). Saat ini Biro Bina Mental dan Kesra Setdaprov Sumbar masih menunggu kelengkapan berkas dari keluarga korban untuk keperluan penyaluran bantuan tersebut.

“Kami berharap semua pihak keluarga warga Sumbar yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dapat menyerahkan kelengkapan berkas agar bantuan dari Pemprov Sumbar dapat disalurkan,” sebut Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Setdaprov Sumbar, Syaifullah saat dihubungi, Senin (11/1) siang.

Ia menyampaikan bantuan yang disalurkan untuk kelima warga Sumbar yang menjadi korban dari pesawat Sriwijaya Air tersebut bersumber dari Baznas Sumbar. Sesuai dengan hasil rapat yang diadakan Baznas disepakati masing-masing akan diberikan Rp 7,5 juta.

“Setelah kelengkapan data diperoleh bantuan segera dikirim melalui rekening masing-masing keluarga korban,” terangnya.

Sebelumnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan ucapan bela sungkawa atas tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Dimana terdapat lima orang yang berasal dari Sumbar diatas pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1) tersebut.

Yakninya, Capt. Afwan (Pilot) dari Tanahdatar, Fadly Satrianto (Co Pilot) dari Pesisir Selatan, Asy Habul Yamin (Manifes 40) dari Tanahdatar, Faisal Rahman (Manifes 41) dari Tanahdatar dan Angga Fernanda Afriyon (Manifes 3) dari Kota Padang.

Gubernur Irwan mengungkapkan akan berupaya membantu proses evakuasi atau lainnya sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya. Dia berharap proses evakuasi dan penyelamatan yang sedang berlangsung bisa berjalan cepat dan lancar.

“Kita selalu memantau semua perkembangannya dan proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan. InsyaAllah warga Sumbar kita fasilitasi,” jelas Gubernur dalam keterangan resminya, Minggu (10/01/2021).

Sebagai informasi, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (09/01/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Pesawat membawa 62 orang, terdiri atas 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi dan 12 kru pesawat, terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki Pesawat lepas landas (take off) dari Bandara Soetta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Pemerintah menggelar operasi SAR untuk mencari potongan pesawat dan jenazah dari insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Prajurit TNI, personel Polri dan Basarnas turut terlibat dalam operasi ini.

Hingga Senin (11/01/2021) pukul 12.20 WIB, RS Polri telah menerima sebanyak 19 kantong berisi potongan tubuh korban dari tim SAR yang melakukan pencarian di perairan Kepulauan Seribu, dan 3 kantong berisi properti korban dari Sriwijaya Air SJ -182.

RS Polri juga telah mendapat 40 sampel DNA, dengan rincian 14 sampel itu didapatkan di RS Polri di Kramat Jati, kemudian 24 sampel didapatkan dari Pontianak, satu sampel dari Jawa Timur, kemudian satu sampel dari Sulawesi Selatan. (mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.