Padang, rakyatsumbar.id — Dunia kerja terus berubah seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menjawab tantangan itu, Universitas Negeri Padang (UNP) menggandeng NVIDIA dan J-Bros Computer membekali calon wisudawan dengan pemahaman serta pengalaman praktis pemanfaatan AI.
Pembekalan tersebut dikemas melalui UNP Future Talent Day 2026 bertema Connecting Graduates, Careers & Future Technology, yang digelar di Auditorium UNP, Minggu (27/09/2026).
Kegiatan sekaligus dirangkai dengan campus hiring untuk mempertemukan calon lulusan dengan dunia industri.
Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, Adrian Lesmono, mengatakan perkembangan AI berlangsung sangat cepat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu mampu mengaplikasikan teknologi tersebut dalam menyelesaikan persoalan nyata.
“Hari ini kita hadir di UNP membawa seminar untuk memberikan pembekalan pengetahuan mengenai penggunaan AI. Laju perkembangan AI sangat cepat, apa yang kita bahas dalam kurun waktu satu tahun saja sudah bisa berubah,” kata Adrian saat ditemui di Auditorium UNP.
Menurutnya, kemampuan menggunakan AI perlu dibangun melalui eksperimen dan praktik. Lulusan harus terbiasa menciptakan solusi, aplikasi maupun metode pemecahan masalah dengan memanfaatkan teknologi tersebut.
“Belajar AI adalah satu hal, tetapi mereka juga harus coba building solution, aplikasi, metode pemecahan masalah, atau alur proses baru menggunakan AI. Melalui eksperimen, mereka akan memiliki pengalaman riil yang berguna dan keterampilan langsung,” ujarnya.
Ia mencontohkan sektor pendidikan yang dapat memanfaatkan AI untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik. Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi tersebut dapat membantu membuat proses pembelajaran lebih efisien dan efektif.
Adrian juga menyoroti tantangan lulusan baru yang belum tumbuh sebagai generasi native AI. Menurutnya, kondisi itu membutuhkan jembatan antara dunia pendidikan dan industri. Salah satunya melalui program magang berbasis proyek yang mendorong mahasiswa membangun solusi AI secara langsung.
Di sisi lain, Chief Executive Officer (CEO) J-Bros Computer & Smartphone, Hendri Gunawan, menegaskan komitmen perusahaannya sebagai mitra resmi NVIDIA dalam mendukung pengembangan edukasi teknologi di Sumatera Barat.
“J-Bros Computer bersyukur dapat bersama-sama dengan NVIDIA memperkuat ilmu, pengetahuan, dan teknologi di UNP. Kami konsisten di posisi edukasi karena meyakini bahwa melalui pendidikan, mahasiswa memiliki alat dan kekuatan untuk masa depan,” kata Hendri.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda Sumatera Barat memiliki wawasan teknologi yang lebih luas dan mampu memanfaatkannya secara tepat guna.
“Bersama NVIDIA, kami ingin membangun anak-anak yang pintar dan punya wawasan teknologi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNP, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, penguasaan teknologi mutakhir menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja.
“Pembekalan yang diberikan ini akan mengubah pola pikir mahasiswa dalam penerapan teknologi yang berkembang seperti AI. Semakin kita belajar, semakin banyak ilmu yang kita dapatkan,” kata Refnaldi.
Ia menegaskan perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab untuk memikirkan masa depan alumninya, termasuk membuka akses lulusan terhadap peluang kerja.
“Universitas wajib memikirkan masa depan alumninya, dan melalui campus hiring ini kami memperkenalkan berbagai bentuk pekerjaan masa kini. Terima kasih kepada NVIDIA dan J-Bros atas kontribusi dan kolaborasinya,” ujarnya.
Selain seminar dan talk show, UNP Future Talent Day 2026 juga menghadirkan belasan stan perusahaan dan instansi mitra UNP. Para calon wisudawan dapat memperoleh informasi sekaligus mengakses peluang kerja secara langsung.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara perguruan tinggi, industri dan calon tenaga kerja, di tengah perubahan kebutuhan kompetensi kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi AI.(edg)





