30/05/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Komisi V Desak Dispora Cairkan Anggaran KONI Sumbar

Komisi V Desak Dispora Cairkan Anggaran KONI Sumbar

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Barat Daswanto

Padang, rakyatsumbar.id – Ketua Komisi V DPRD Sumatera Barat Daswanto meminta Dinas Pemuda dan Olahraga mencairkan anggaran KONI Sumbar.

Lantaran sampai saat ini masih tertahan karena faktor kepengurusan. Padahal, pengurus saat ini legal dan sudah di SK-kan KONI Pusat.

“Kita dapat informasi dari Dispora Sumbar persoalan pengurus KONI Sumbar terpilih yang belum clear. Kita minta agar urusan KONI ini jangan di politisi,” kata dia.

Menurutnya,  saat ini anggaran KONI Sumbar di APBD 2022 Rp4 miliar lebih.

Namun pencairan anggaran ditangguhkan oleh Gubernur Sumatera Barat, karena terjadi persoalan.

Ia menegaskan Komisi V DPRD Sumbar sudah mendorong agar anggaran untuk KONI Sumbar ini sat saat kepemimpinan sudah di kukuhkan sesuai dengan AD ART mereka.

“Kita harus hormati ini baik ketua mengganti seluruh personel mereka karena ada formatur.”

“Kami di DPRD Sumbar tidak ada menghambat atau memotong anggaran untuk mereka,” katanya.

Ia meminta kepada Dispora Sumbar agar tidak ada unsur politik dalam persoalan KONI Sumbar ini karena akan menghambat persiapan mereka melakukan pembinaan atlet.

Ia menjelaskan, di APBD perubahan 2022 ini memang anggaran untuk KONI Sumbar tidak ada padahal mereka mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp4 miliar lebih.

“Hal ini terjadi karena anggaran mereka sebagian besar belum terserap dan tersisa banyak,” sebutnya.

Ia mendorong pengurus KONI Sumbar terus berjalan melakukan pembinaan terhadap olahraga di Sumatera Barat dan pihaknya siap untuk membantu.

“Terkait anggaran pembinaan atlet itu sebenarnya tinggal melakukan pencairan saja.”

“Kita minta persoalan ini segera selesai untuk kepentingan atlet dan olahraga Sumbar,” sambungnya.

Siap Fasilitasi KONI Sumbar

Komis V DPRD Sumbar siap menunggu pengurus KONI Sumbar untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi persoalan yang mereka hadapi.

“Di hadapan kita ada Porprov Sumbar dan di RAPBD Sumbar diusulkan anggaran Rp10 miliar yang akan mempertandingkan 40 cabang olahraga.”

“Usulannya satu cabor itu dianggarkan 200 juta per cabang olahraga namun keinginan tuan rumah adalah Rp400 juta untuk setiap cabang olahraga. Ini yang masih digodok bersama,” kata Daswanto.

Sebelumnya Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota dan kabupaten di Sumatera Barat berharap Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah segera menerbitkan surat keputusan (SK) tentang tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2023.

Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon mengatakan sebelumnya Kota Padang dan Kota Padangpanjang telah diberi mandat sebagai tuan rumah pada multi cabang olahraga di Sumatera Barat itu.

Ia berharap Gubernur Sumbar sesegera mungkin menerbitkan SK penetapan tuan rumah Porprov XVI-2023 dan ini sangat penting, mengingat berkaitan dengan keuangan daerah dan persiapan masing-masing daerah.

“Kita berharap Pak Gubernur segera menerbitkan SK tuan rumah. Selain itu harus ada pula kejelasan menyangkut jadwal Porprov dan cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingkan,” kata dia.

Porprov sendiri sudah terundur cukup lama lantaran pandemi COVID-19 serta tidak siapnya tuan rumah sebelumnya.

Gelaran Porprov sangat ditunggu pelaku olahraga daerah baik itu atlet, pelatih serta publik Ranah Minang.

“Ajang ini merupakan ajang seleksi atlet yang nantinya bakal di proyeksikan memperkuat Ranah Minang pada multi-cabang olahraga di tingkat nasional. Termasuk kualifikasi PON Aceh-Sumut,” katanya. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.