KAN Durian Tinggi Dikunjungi Tim Penilai KAN Provinsi

508
Wakil Bupati Pasaman Sabar AS bersama Tim Penilai KAN Provinsi Sumbar ketika mengunjungi KAN Durian Tinggi

Pasaman, rakyatsumbar.id — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Durian Tinggi, Kecamatan Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman dinilai oleh tim penilai Kerapatan Adat Nagari (KAN) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021, Rabu (13/10/2021).

Kehadiran tim penilai KAN tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Pasaman, Staf Ahli Bupati Pasaman, Kepala OPD Pasaman, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Pasaman, Camat Lubuk Sikaping, Wali Nagari se Kecamatan Lubuk Sikaping, Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, para pemuda, dan Ibu ketua TP. PKK Kabupaten Pasaman.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada Tim penilai KAN Provinsi Sumatera Barat beserta anggota di Nagari Durian Tinggi ini.

“Kehadiran Tim penilai mempunyai arti yang penting dan memberi makna khususnya untuk meningkatkan kapasitas pembangunan ditingkat Nagari, yang diarahkan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan KAN sebagai lembaga yang menaungi para ninik mamak (penghulu adat) di Nagari,” ujar Wabup Sabar AS.

Menurut Sabar AS, KAN bukanlah termasuk perangkat pemerintahan didaerah, namun lembaga ninik mamak/penghulu ini sudah diakui keberadaannya melalui peraturan daerah, sementara perhatian kita selama ini belum optimal.

Dia juga menegaskan, keberadaan lembaga KAN sangatlah di perlukan, semisal ketika ada acara ninik mamak selalu diminta untuk hadir dengan pakaian kebesarannya, peran lembaga KAN tidaklah sedikit dalam memberikan kontribusi nilai nilai Adat ditengah kehidupan bermasyarakat.

Kata Wabup, arah pembangunan Kabupaten Pasaman tertuang dalam peraturan daerah (PERDA) Kabupaten Pasaman no 4 Tahun 2021, tentang Rencana Pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Pasaman Tahun 2021-2026 dimana salah satu programnya memprioritaskan Pasaman Berbudaya, berdasarkan falsafah Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

“Kami Benny Utama – Sabar AS dari awal pencalonan telah bertekad mewujudkan masyarakat Pasaman yang lebih baik dan bermartabat yang menjadi visi kabupaten Pasaman, Salah satu wujudnya adalah memperkuat peran lembaga Adat KAN dan LKAAM,” terang Wabup Pasaman itu.

Maka dari itu, salah satu upaya dalam pembinaan Lembaga KAN tersebut adalah melalui penilaian KAN terbaik di Sumatera Barat.

“Kita berharap, melalui kegiatan penilaian yang dilaksanakan ini akan dapat mendorong para pengurus KAN untuk berbenah dalam mengurus organisasinya sehingga eksistensi KAN akan semakin dirasakan Masyarakat Nagari, dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Adat,” harapnya.

Ketua Tim Penilai KAN tingkat Sumbar, DR.Yulizal Yunus, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Pasaman dan undangan lainnya yang telah menyambut kedatangan rombongan provinsi dengan sangat meriah.

“Kedatangan tim dan rombongan ke Nagari Durian Tinggi ini selain melakukan penilaian kepada KAN, tetapi juga dalam rangka pembinaan dan pengembangan pokok pikiran untuk balik ke nagari dan beradat,” ujar Yulizal.

Dia mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekedar penilaian untuk lomba saja, ini kepentingan bersama, tidak hanya menilai tetapi bentuk penguatan pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan adat serta motivasi bagi pemangku adat dalam melaksanakan tugasnya.

“Dalam penilaian ini, ada benerapa aspek yang akan dinilai oleh Tim yakni, melalui diskusi dan tanya jawab. Adapun aspek yang kita nilai di KAN Nagari Durian Tinggi ini meliputi, aspek kelembagaan, penyelenggaraan adat, aspek kompetensi dan aspek kerja sama antar lembaga,” ucapnya.

Pantauan rakyatsumbar.id di lapangan, kegiatan penilaian KAN tingkat Sumbar Tahun 2021 dilanjutkan dengan paparan dan ekspos dari Ketua KAN Nagari Durian Tinggi, Khairunas Dt. Majo Batuah dihadapan Tim penilai. Kemudian, dilanjutkan dengan diskusi dengan masing-masing kelompok ninik mamak yang mewakili beberapa aspek yang dinilai. (zon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here