08/08/2022
Beranda » Kadinkes Padang Tangisi Kekurangan APD

Kadinkes Padang Tangisi Kekurangan APD

Feri Mulyani Hamid Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang

Padang, Rakyat Sumbar– Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang menangisi kekurangan Alat Pengamanan Diri (APD) bagi petugas medis.

Kadis Kesehatan Kota Padang, dr.Ferimulyani Hamid, M.Biomed tak bisa menahan tangis. Disaat pertemuan dengan DPRD emosinya tak terkontrol. Isak tangisnya pecah ketika DPRD Kota Padang menanyakan tentang kelengkapan APD yang dimiliki oleh Dinkes Kota Padang, Kamis (26/03/2020) lalu.

Dikonfirmasi lagi, Sabtu (28/03/2020) siang Ferimulyani kembali menegaskan, pemenuhan APD adalah sebuah keharusan disaat tim medis berada di garda terdepan perang COVID-19. Dia menyesalkan ada satu orang pekerja kesehatan (Naker) di Padang terinfeksi virus corona COVID-19 akibat menanggani pasien di RSUP M Djamil Padang.

Lebih lanjut, Ferimulyani menjelaskan bahwa untuk mensiasati kelangkaan APD, dinkes Kota Padang pada saat ini mengupayakan membuat baju APD sendiri yang pada saat ini sedang dikerjakan oleh UMKM yang ada di Kota Padang.

Selanjutnya, Ferimulyani menyokong usaha-usaha yang dilakukan oleh tim medis dari puskemas yang mencoba membuat APD sendiri.

“Untuk keamanan 100 persen tentu tidak, tetapi usaha medis yang ada dikota Padang cukup membantu mengurangi tertular dari corona,” tambahnya.

Terpisah, petugas kesehatan dari Puskesmas Andalas, Padang dr. Tiwi saat ditemui Harian Rakyat Sumbar menjelaskan bahwa tim medis dari Puskesmas Andalas, Padang membuat sendiri pakaian APD. Untuk penutup kepala, para petugas ini, memanfaatkan plastik bening yang banyak dijual di toko foto copy.

“Karena kelangkaan APD, kami membuat sendiri APD yang kami butuhkan. Untuk baju, kami mempunyai enam buah baju yang kami jahit sendiri, sedangkan penutup kepala, kami memanfaatkan plastik bening yang banyak dijual di toko foto copy,” tambahnya.

Petugas kesehatandi Puskesmas Andalas menggunakan APD buatan sendiri.

“Siap tidak siap kita harus siap. Walaupun APD yang kita buat ini tidak menjamin 100 persen, sekurangnya meminimalisir,” ucapnya.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kota Padang yang dipimpin Azwar Siry saat dikonfirmasi, Sabtu (28/03/2020) menjelaskan, DPRD sangat mendukung usaha Pemko dalam memerangi Covid-19.

“Selain itu, kami ingin mengetahui fakta sebenarnya keadaan petugas kesehatan di Kota Padang,” ucapnya. (edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.