22/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Inmemoriam Letjen TNI (Purn) Doni Monardo :  Jenderal, Negeri yang Bertikai, Telah Berdamai

Inmemoriam Letjen TNI (Purn) Doni Monardo :  Jenderal, Negeri yang Bertikai, Telah Berdamai

Kabar meninggalnya Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo, Ahad 3 Desember 2023, sore, terasa sangat menyentak. Kabar tersebut  menjalar begitu cepat hingga ke pelosok negeri.

Firdaus Abie – Padang

“Innalillahi wainnaillahi rojiun,” penulis mengirimkan pesan singkat yang melampirkan informasi berpulangnya ke rahmatullah Doni Monardo, kepada seorang sahabat di Ambon,  Juhri Samaneri, Kepala Biro SSJ/SCTV Indosiar, Maluku.

“Saya sangat kehilangan sosok orang baik. Beliau sangat baik. Doa terbaik saya berikan untuk beliau, tetapi Allah lebih punya kuasa. Semoga Allah menempatkan beliau di sisiNya,” balas chat WA dari Juhri Samaneri, yang lebih akrab penulis  sapa Pak Haji.

Penulis mengirimkan potongan berita wafatnya Doni Monardo kepada Juhri, lantaran penulis mengetahui kedekatan persahabatan keduanya. Penulis tahu melalui “perantara” Aqua Dwipayana, pakar komunikasi dan motivator Indonesia.

Ketika itu,  November 2019, Aqua Dwipayana —penulis biasa menyapanya dengan sebutan Mas Aqua— menghubungi penulis, selepas Magrib. Beliau saat itu dalam perjalanan dari Batusangkar ke Sijunjung untuk sebuah kegiatan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo.

Saat itu Aqua Dwipayana menyampaikan pada penulis,  Dr (HC) Nurhayati Subakat   mengumrahkan 500 karyawannya di PT Paragon Technology and Innovation. Dirinya diberi lima set.  Aqua kemudian memberikan kelima tiket umrah tersebut untuk lima orang wartawan. Empat orang sudah. Satu tiket yang tersisa sampaikan kepada Doni Monardo untuk ditunjuk satu wartawan pula.

“Pak Doni memberikan kepada sahabatnya di Ambon,” kata Mas Aqua.

Penulis berada pada Kloter 14. Berangkat awal 13 Januari 2020. Salah seorang anggota rombongannya, seorang jurnalis televisi dari Ambon, Juhri Samaneri.

“Saya dikabari Pak Doni,” kata Juhri sembari menyebutkan kapan informasi tersebut diterimanya, ternyata waktunya tidak berselang lama setelah penulis dikabari Mas Aqua.

Juhri mengaku terkejut ketika dapat kabar tersebut. Ia menyebutkan, ternyata Doni Monardo masih ingat dengan dirinya, padahal saat mengabarkan perihal paket umrah tersebut, sudah lama beliau meninggalkan Ambon.

Juhri mengenal Doni Monardo ketika sang jenderal itu menjadi Panglima Kodam XVI/Patimura, tahun 2015-2017. Setelah Pangdam Patimura, beliau dipercaya menjadi Panglima Kodam III/Siliwangi. Selepas itu, beliau Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. Disaat memberikan kabar untuk berangkat umrah gratis bersama PT Paragon Technology and Innovation, Doni Monardo bertugas sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), atau setelah dua satu bulan pindah tugas dari Ambon.

Juhri mengirimkan tulisan singkatnya tentang sosok Doni Monardo. Berikut tulisannya;

Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.

Jenderal yang hebat, baik hati, pemberani dan inspirator.

Allah SWT telah memanggilmu.

Mendengar kabar itu, kami di Maluku sangat berduka. Terlebih kami, orang-orang yang selalu akrab denganmu.

Engkau jenderal yang tidak pernah membeda-bedakan orang.

Saat awal mendengar kabarmu terbaring sakit,  doa tulus kami tak pernah putus agar Allah SWT kembali memberikan kesembuhan untukmu. Tapi Allah punya segalanya terhadap miliknya. Kami semua rindu padamu.  Jasamu tiada tara.

Di Maluku, emas biru, hijau dan putih selalu terukir.  Berkat itulah,  kami menjadi terinspirasi. Jenderal Doni Monardo, dirimu  adalah bagian dari Maluku, jiwa ragamu akan selalu  terukir di sini.

Berkat jasamu juga, negeri-negeri yang sering bertikai, telah  berdamai. Semua itu karena ketika dirimu menjadi Panglima Kodam XVI/Patimura, tugas yang engkau lakukan benar-benar paripurna.

Kini hasilnya masih terukir,  dan semoga abadi. Kami semua mencintai dan menyayangimu, Jenderal.

Selamat jalan Doni Monardo,  jenderal hebat, humanis, baik dan inspirator.

Semoga husnul khotimah. Aaminn ya rabbal alamin. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.