Hari Ini, Presiden Jokowi Bakal Berikan Sambutan di Dies Natalis Unand

2104
Rektor Unand Prof Yuliandri saat memberikan keterangan kepada awak media dalam jumpa pers terkait Dies Natalis Unand Ke-65, Lustrum Ke-XIII dan Peluncuran PTNBH Unand, Jumat (10/9)

Padang,rakyatsumbar.id—Presiden Joko Widodo akan hadir memberikan sambutan dalam peringatan Dies Natalis Universitas Andalas (Unand) ke-65, Senin (13/9) ini. Rektor Unand Prof Yuliandri mengatakan Presiden bakal hadir secara virtual pada kegiatan Lustrum ke-XIII dan peluncuran Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) Unand tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan Mensesneg dan Menseskab perihal kehadiran Presiden Jokowi di acara Dies Natalis dan Lustrum, serta peluncuran PTNBH Unand. Presiden dijadwalkan hadir secara virtual,” sebut Prof Yuliandri saat mengadakan jumpa pers dengan awak media, di Rektorat Unand, Jumat (10/9).

Dalam kegiatan yang juga dihadiri lengkap wakil rektor Unand tersebut, Prof Yuliandri menyebutkan kegiatan Dies Natalis Unand Ke-65, Lustrum XIII dan Peluncuran PTNBH Unand mengusung tema Unand PTNBH sebagai Penggerak Kolaborasi Indonesia Maju.

“Presiden Jokowi telah memberikan kado spesial dalam Dies Natalis Unand Ke-65. Pada tanggal 31 Agustus 2021 lalu, Presiden RI Jokowi menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2021 Tentang PTNBH Unand, serta diundangan pada tanggal 31 Agustus 2021, melalui Lembaran Negara Tahun 2021 Nomor 203. Salinan Peraturan Pemerintah kita diterima pada tanggal 3 September 2021,” jelasnya

Dengan status Unand sebagai PTNBH, Prof Yuliandri menyebutkan Unand memperoleh otonomi baik di bidang akademik, maupun non akademik, termasuk: Kemandirian tata kelola dan pengambilan keputusan yang dimiliki oleh PTNBH. Pengaturan yang terkait dengan sistem pengelolaan. Sistem penjaminan mutu, serta pengelolaan aset dan keuangan PTNBH, dan tentu Unand juga siap untuk masuk kedalam 500 Universitas terbaik di Dunia dengan program World Class University, di samping sebagai Universitas Riset (Research University).

“Kita menyampaikan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada semua pihak yang telah membantu perubahan status Unand menjadi PTN-BH ini, baik dari Unsur Civitas Akademika Unand, pemerintah, dan juga stakeholers lainnya. Tentu diharapkan dukungan yang lebih optimal lagi ke depannya,” terangnya.

Ia menyebutkan, Unand diresmikan oleh Wakil Presiden Bung Hatta pada tanggal 13 September 1956 di Bukittinggi, awalnya hanya 4 fakultas, yakinya Kedokteran, Hukum, MIPA, dan Pertanian. Saat ini Unand terus mengalami kemajuan, sudah memiliki 12 fakultas dan 1 pasca sarjana dengan jumlah 126 program studi telah berdiri dengan akreditasi A dan B versi BAN-PT dan Lam – PTKES serta 12 prodi sudah terakreditasi internasional.

“Prestasi terbaru kita adalah dengan berubah statusnya Unand dari BLU ke PTNBH. Prestasi ini sangat kita syukuri, karena memperolehnya membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Butuh estafet 3 Rektor mempersiapkan Unand, agar menjadi PTNBH ini. Inisiasinya dimulai dari 2015 dan akhirnya di 2021 ini PTNBH Unand ditetapkan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Mahasiswa Kedokteran Unand atas nama Refa Rahmaddiansyah juga mengukir sejarah menjadi pemenang pertama Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Program Sarjana Tingkat Nasional tahun 2021 yang berlangsung pada 7-9 September 2021.

“Raihan atas prestise dan prestasi ini adalah yang pertama kali diperoleh Unand sejak pelaksanaan Pilmapres pertama tahun 1986. Capaian ini sekaligus melengkapi hadiah untuk ulang tahun Unand yang ke 65 pada Lustrum XIII plus keberhasilan Unand beralih status ke PTN-BH,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 dan Lustrum XIII, serta peluncuran PTN-BH Unand, Insannul Kamil menyampaikan untuk persiapan acara kegitan tersebut terus dimatangkan.

“Untuk persiapan semua wakil rektor bergerak untuk mempersiapkan acara sesuai dengan bidangnya. Bahkan ada yang sampai malam, masih di kampus untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar untuk kegiatan Dies Natalis dan Lustrum pada 13 September berjalan lancar,” jelas Wakil Rektor III Unand ini.

Ia mengatakan, pada kegiatan Dies Natalis dan Lustrum XIII Unand dan Lounching Unand menjadi PTNBH pada 13 September 2021 akan dilaksanakan secara Hybrid, Presiden Jokowi akan memberikan sambutan kunci secara virtual dan akan ada 80 testimoni orang penting di Indonesia dan mancanega.

“Diantaranya testimoni itu ada beberapa orang Menteri, seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim dan beberapa pejabat tinggi lainnya,” terangnya. (mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here