27/05/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » FPL Pasaman Barat Bedah Buku Tungku Api Ibu Karya Muhammad Subhan

FPL Pasaman Barat Bedah Buku Tungku Api Ibu Karya Muhammad Subhan

Kegiatan Bincang Buku Tungku Api Ibu yang dilaksanakan Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat

Pasaman Barat, rakyatsumbar.id— Bincang Buku yang merupakan kegiatan rutin Forum Pegiat Literasi (FPL) Pasaman Barat, kembali digelar pada Sabtu, 24 Juni 2023 di Seven Cafe, Pasaman Baru, Simpang Ampek.

Bincang Buku ke-10 itu membedah Buku Kumpulan Puisi Karya Muhammad Subhan yang berjudul Tungku Api Ibu yang dihadiri kurang lebih 50 audiens, meliputi pegiat literasi, penulis, masyarakat umum, guru, pelajar, penikmat sastra,dan lainnya.

Dengan pembicara Denni Meilizon (Penulis, Ketua FPL Pasaman Barat, Imawan Azhari (Pegiat Buku, Sekretaris FPL Pasaman Barat), dan Joel Pasbar (Novelis, Pegiat Literasi).

Kegiatan ini adalah salah satu upaya yang dilakukan FPL Pasaman Barat untuk mengenalkan pentingnya memiliki dan membaca buku kepada masyarakat.

Disamping itu, Bincang Buku juga bentuk apresiasi terhadap karya yang dibuat penulis, ajang pemberian masukan dan saran yang membangun untuk buku yang dibincangkan.

Pembahasan yang menarik ini mendapat sambutan antusias dari audiens. Pertanyaan-pertanyaan kerap dilontarkan kepada narasumber dan penulis. Tak sedikit pula yang ingin memiliki Buku Tungku Api Ibu karya Muhammad Subhan tersebut.

Dalam menjelaskan proses kreatif penulisan Buku Tungku Api Ibu, Muhammad Subhan menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang ditunjukkan FPL Pasaman Barat.

“Saya tidak akan menanggapi penyampaian dari pembedah sebab bagi saya ketika sebuah buku telah dipublis maka Pengarangnya pun “mati”. Silakan pembaca menafsirkan teks dalam buku itu sesuai pengetahuan masing – masing,” jelas Subhan.

Denni Meilizon salah seorang pembedah berharap tahun ini buku puisi “Tungku Api Ibu” dapat memenangkan sayembara nasional.

“Ya, saya doakan buku ini meraih nomine Kusala Sastra, Sayembara DKJ dan Memenangkan Sayembara buku pada ajang Hari Puisi Indonesia,” harapnya.

Tina salah seorang pengunjung acara mengaku antusias dengan acara seperti bincang buku ini. Tina mengatakan kalau boleh tiap minggu diadakan.

“Sampai jumpa di Bincang Buku #11,” pungkas Moderator Lina Syari Yenti menutup acara.

Kegiatan Bincang Buku Forum Pegiat Literasi (FPL) Pasaman Barat diadakan sekali dalam satu bulan. Membincangkan buku-buku karya penulis daerah, nasional, maupun internasional.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama penulis, narasumber, dan semua audiens yang hadir. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.