Padang, rakyatsumbar.id– Wali Kota Padang Fadly Amran, menegaskan bahwa program Smart Surau mampu menjauhkan anak-anak muda dari kenakalan remaja dan perilaku menyimpang, termasuk pergaulan LGBT. Pernyataan ini disampaikan setelah menggelar rapat paripurna bersama DPRD Kota Padang, Senin (06/04/2026).
“Smart Surau merupakan program inovatif di Kota Padang yang mentransformasi masjid dan surau menjadi pusat pendidikan, sosial, dan ekonomi berbasis teknologi, sekaligus pusat ibadah yang inklusif. Program ini dapat menjauhkan siswa dari perilaku menyimpang, kenakalan remaja, hingga bahaya LGBT,” ujar Fadly Amran.
Fadly menjelaskan, Smart Surau mengintegrasikan kegiatan keagamaan seperti Subuh Mubarakah dan wirid, dengan fasilitas digital seperti WiFi gratis. Tujuannya adalah mengembalikan aktivitas remaja ke masjid, sekaligus membentuk generasi muda berkarakter kuat.
“Kita tidak ingin generasi muda kita rusak. Jika agama mereka kuat, mereka akan memiliki benteng diri dari berbagai marabahaya, termasuk LGBT,” tambahnya.
Dukungan serupa datang dari anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB Yusri Latief. Ia menyampaikan harapannya agar program ini dapat secara efektif menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba, kenakalan remaja, hingga pengaruh negatif seperti LGBT.
“Kita berharap program ini berjalan dengan baik. Tentu, jika berjalan, perlu dilakukan pengawasan langsung. Banyak orang tua yang hanya mengambil barcode anaknya ke masjid tanpa memastikan anak benar-benar mengikuti kegiatan. Hal ini tentu sangat disayangkan,” jelasnya.
Program Smart Surau menjadi salah satu upaya inovatif pemerintah Kota Padang untuk menggabungkan kegiatan keagamaan dan teknologi dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan sosial masa kini. (edg)





