24/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Diskusi Rutin Komunitas Kuflet, Giliran Desain Karakter yang Dibedah

Diskusi Rutin Komunitas Kuflet, Giliran Desain Karakter yang Dibedah

Padangpanjang, rakyatsumbar.id —Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang melakukan diskusi bertajuk Desain Karakter di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet, dengan mendatangkan narasumber Helni Yuliana,S.Sn dan moderator Sarah Samosir, Sabtu (16/12/2023).

Pemantik Diskusi merupakan Ilustrator Muda di Kuflet,  Helni Yuliana mengatakan, Desain Karakter adalah salah satu bentuk ilustrasi yang hadir dengan konsep manusia dengan segala atributnya (sifat, fisik, profesi, tempat tinggal bahkan takdir).

Termasuk juga dalam bentuk yang beraneka rupa, bisa hewan, tumbuhan ataupun benda-benda mati dan kemampuannya dalam merepresentasikan dalam bentuk digital lainnya.

Helni menambahkan, dalam buku kreatif Desain Bryan Tillman, membangun karakter haruslah berpikir terlebih dahulu gagasan yang ingin dibuat dalam karakter tersebut.

Dapat disimpulkan,  ide karakter tersebut membangun rancangan  karakter tidak  asal-asal. Misalnya memperhatikan dari segi nama yang diberikan, umurnya berapa, tingginya berapa, berat badannya, jenis kelaminnya, warna mata, warna rambut, dan detail-detail lainnya.

“Karakter ini dapat dibangun juga dari tingkah lakunya, kebiasaannya, hobinya, gaya berjalannya atau hal-hal menarik dari karakternya itu,” papar Sarjana Seni alumnus ISI Padangpanjang itu.

Salah satu peserta diskusi Mursidiq mengatakan, proses tersebut memerlukan kreativitas tinggi, pemahaman mendalam terhadap karakter yang dibuat dan kemampuan untuk mengekspresikan emosi melalui desain visual.

“Selain itu, kolaborasi dengan tim pengembangan dan pemahaman tentang target audiens juga dianggap penting dalam menciptakan karakter yang berhasil,” sebutnya.

Sementara itu, Pembina Komunitas Kuflet Sulaiman Juned mengatakan, kegiatan diskusi rutin yang dilaksanakan Komunitas Kuflet Padangpanjang setiap minggunya menghadirkan tema dan narasumber yang berbeda.

“Tujuannya, jelas untuk memperkaya wawasan dari pegiat Komunitas Kuflet. Apalagi, dalam berkesenian, perlu banyak referensi dan masukan dari berbagai bidang,” sebut Sutradara Teater yang juga Dosen Pascasarjana ISI Padangpanjang itu. (ned)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.