Dibungkam Sriwijaya FC, Manda Cingi : Kita Terpancing Emosional dan Hilang Konsentrasi

1217
Pelatih Kepala Semen Padang FC Weliansyah (tengah) dan Pemain Tengah Manda Cingi (kaos merah) tidak mampu menyembunyikan wajah kecewa saat sesi jumpa pers usai dibungkam Sriwijaya FC, Senin (11/10/2021).

Palembang, rakyatsumbar.id — Asa Semen Padang FC meraih 3 poin di laga kedua kandas sudah. Kabau Sirah justru dibungkam oleh 2 mantannya dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, Senin (11/10/2021).

Meski sempat unggul 0-1 di babak pertama melalui gol Serdhy Rocky Sipolo pada menit 39, anak asuh Weliansyah harus menerima pil pahit dari sang mantan Afriansyah pada menit 49 dan Dedi Hartono pada menit 68. Keduanya melalui skema bola mati yang masih menjadi momok anak asuh Weliansyah dalam 2 laga awal Liga 2 tahun 2021 ini.

Sempat kembali memberikan perlawanan dan praktis menguasai pertandingan. Pasukan Bukit Karang Putih justru ibarat sudah jatuh malah tertimpa tangga. Tertinggal 2-1, Kabau Sirah dipaksa harus bermain dengan 10 orang pasca diusirnya Rahmad Tri Priadi usai menerima kartu kuning kedua pada menit 72.

Walaupun Weliansya melakukan sejumlah pergantian dan bahkan memainkan 2 striker dengan memasukkan Mario Alberthi Abeikob, kekurangan jumlah pemain mengakibatkan Semen Padang FC tak mampu berbuat banyak. Praktis hingga laga usai, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan tuan rumah Sriwijaya FC.

Usai pertandingan, Manda Cingi buka suara dalam sesi jumpa pers. Gelandang yang juga merupakan Sumando Rang Awak ini mengatakan, beberapa koleganya terpancing emosi sehingga merusak permainan.

“Pertama saya ingin mengucapkan selamat untuk Sriwijaya FC atas 3 poinnya malam ini. Sayang sekali di babak kedua ada beberapa rekan-rekan saya terpancing emosional. Dari situ kita kehilangan konsentrasi,” ujarnya mengawali jumpa pers dengan wajah kecewa.

Manda menambahkan, sebenarnya semua pemain sudah bekerja keras dan bermain dengan maksimal. Bahkan ia mengakui jika sangat menikmati pertandingan babak pertama.

“Tapi ya itu di sepakbola bermain bagus pun tidak cukup untuk memenangkan pertandingan,” tuturnya menambahkan.

Dengan kekalahan ini, Semen Padang FC masih mengoleksi 1 poin dari 2 laga. Untuk itu Manda berharap, kekalahan ini bisa dievaluasi dengan lebih baik oleh tim pelatih, dirinya dan juga rekan-rekan. Sehingga di pertandingan berikutnya bisa meraih 3 poin.

“Semoga untuk kedepannya semua jadi PR tim pelatih, kita dan rekan-rekan. Kita juga sudah komitmen di pertandingan selanjutnya 3 poin harga mati,” tutupnya. (edo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here