19/08/2022
Beranda » Cara Unik Ditlantas Polda Sumbar, Tindak Pelanggar Lalu-lintas dengan Tausyiah

Cara Unik Ditlantas Polda Sumbar, Tindak Pelanggar Lalu-lintas dengan Tausyiah

Ustad Nurul Yaqin, (kopiah hitam) menyampaikan tausyiah kepada pengendara yang melanggar lalu lintas saat terjaring penertiban Operasi Patuh Singgalang 2020 Ditlantas Polda Sumbar, di jalan M. Thamrin, Kota Padang, Rabu (29/7) siang. Tausyiah diberikan untuk menyentuh hati nurani pengendara supaya tertib aturan lalu-lintas. (HANDIYANUAR)

Padang, Rakyat Sumbar — Tindakan unik dilakukan personel Ditlantas Polda Sumbar terhadap pelanggar lalu-lintas. Para pelanggar yang terjaring saat razia Operasi Patuh Singgalang 2020 tidak ditilang, melainkan diketuk hatinya supaya mematuhi aturan lalu-lintas dengan tausyiah (ceramah agama).

“Sekitar 35 pengendara kendaraan yang ditindak, mayoritas pengendara sepeda motor, tetapi mereka tidak ditilang, melainkan disentuh hati nuraninya agar tertib lalu-lintas dengan tausyiah yang langsung disampaikan oleh ustad di lokasi,” kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Yofie Girianto Putro, Rabu (29/7) siang.

Ia melanjutkan, tausyiah tersebut merupakan salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat yang belum tertib berlalu-lintas. Melalui cara tersebut, diharapkan masyarakat bisa menjadi pelopor keselamatan lalu-lintas.

“Penyuluhan dengan cara tausyiah ini memang sangat penting, karena tertib lalu-lintas menyangkut nyawa seseorang, baik pengendara itu sendiri maupun masyarakat lainnya,” ujar Yofie.

Sementara itu, Ustad Nurul Yaqin, yang memberikan tausyiah kepada pelanggar lalu-lintas mengatakan, sangat penting mematuhi aturan yang diterapkan oleh pemerintah. Oleh sebab itu masyarakat wajib mematuhi aturan tersebut, karena aturan juga terdapat di dalam Alquran.

“Ada tiga perkara yang harus kita patuhi. Pertama aturan dari Allah SWT, kedua dari Rasul, ketiga aturan dari pemerintah kita, terutama pada Operasi Patuh Singgalang 2020 ini,” ungkap Nurul Yaqin, di lokasi.

Ia menyampaikan, poin yang dibahas adalah poin ketiga yaitu mematuhi aturan pemerintah termasuk aturan tata tertib berlalu-lintas, seperti memakai sabuk pengamanan, memakai helm dan kondisi saat ini memakai masker dan menjaga jarak.

“Di sini, tujuan yang dilakukan pemerintah yaitu untuk kebaikan kita sendiri seperti kita memakai helm, jikalau kita sedang mengalami kecelakaan akan mengurangi cedera yaitu dengan kita menggunakan helm,” sebutnya.

“Mudah-mudahan dengan ceramah yang singkat ini dapat mengambil kesimpulan dan hikmah agar kita bisa mengubah sikap agar tidak melanggar aturan, karena yang bisamengubah diri sendiri itu hanya orang tersebut,” bebernya.

Pantauan di lokasi, penertiban pengendara pada Operasi Patuh Singgalang 2020 dilaksanakan di jalan M. Thamrin, Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Padang, sekira pukul 10.30. Sejumlah kendaraan dihentikan dan diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraan dengan humanis.

Namun, masih ada pengendara yang menerobos petugas saat dihentikan, bahkan ada juga yang memutar balik kendaraannya, terutama pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.