04/03/2024
Beranda » Atasi Banjir Luapan Sungai Batang Paninggalan, Tumpukan Material di Jembatan Simpang Raya Telah Dibersihkan

Atasi Banjir Luapan Sungai Batang Paninggalan, Tumpukan Material di Jembatan Simpang Raya Telah Dibersihkan

Pembersihan tumpukan sampah dan pohon di Simpang Raya, Pasar Lamo Lubuksikaping, Pasaman, Selasa (17/10).


Pasaman, rakyatsumbar.id – Masyarakat, bersama BPBD Kabupaten Pasaman, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman bekerjasama, merobohkan sebagian sisi jembatan di Simpang Raya, Pasa Lama Lubuksikaping yang jadi masalah penyebab banjir selama beberapa hari belakangan.

Sebab di kolong jembatan terdapat tumpukan material yang cukup banyak dan sulit untuk dibersihkan secara manual hingga alat berat, sehingga menjadi pemicu meluapnya Sungai Batang Paninggalan di Kampung Lintang Nagari Durian Tinggi kawasan Pasar Lama Lubuksikaping, Pasaman kembali meluap pada Senin (16/10).

Sudah kita evakuasi sebagian, namun tetap ada sisa material banjir yang tersangkut dan menyebabkan air sungai gampang meluap dikala curah hujan tinggi, kata Kepala Pelaksana BPBD Pasaman, Alim Bazar, Selasa (17/10).

Ia mengatakan, beruntung sepanjang Selasa tersebut, cuaca di Lubuksikaping bersahabat, tidak ada hujan. Sehingga proses evakuasi bibir jembatan untuk pengerukan material banjir yang tersangkut di kolongnya berjalan lancar.

Untuk penanggulangannya sesuai instruksi pimpinan, sudah kita lakukan. Ini demi masyarakat juga. Sehingga jembatan tersebut dirusak sedikit.

Bagaimana nantinya, yang pasti kami menjaga keselamatan masyarakat di empat kejorongan yang sebelumnya menjadi korban banjir, kata Alim.

Selain jembatan yang dirusak tersebut, juga ada satu unit jembatan lainnya rusak akibat banjir pada tanggal 15-16 Oktober kemarin. Posisinya tepat di arah timur jembatan di Simpang Raya yang tersumbat oleh material sekitar 100 meter.

Jembatan yang diatas itu (jembatan semi permanen-red) sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Karena kami cek kondisi kaki-kakinya sudah tergerus air. Untuk sementara jembatan itu kami tutup dari roda empat. Karena posisinya tidak jalan utama kota, jadi tidak begitu terdampak pada arus lalu lintas, jelas Alim.

Sebelumnya diberitakan, akibat arus sungai meluap yang selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu hingga Senin, kemarin empat kejorongan terendam banjir di Nagari Durian Tinggi. Yakni Jorong Kampung Taji, Jorong Kampung Lintang, Jorong Tampang dan Jorong Kampung Lua. Sekitar 110 rumah warga terdampak banjir. (cr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.