Padangpanjang, rakyatsumbar.id— Hanya berselang 24 jam dari longsoran yang berada di kawasan Lembah Anai di KM 61, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Padangpariaman, tidak jauh dari lokasi sebelumnya kembali dilanda longsor, Kamis (30/07/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.
Material longsoran berupa bebatuan dan tanah di KM 66, Kecamatan X Koto, Tanahdatar itu, menutupi sebagian badan jalan. Sehingga menghambat arus lintas Padang-Bukittinggi.
Petugas BPBD Kota Padangpanjang Yusrial, saat dihubungi di lokasi kejadian menyampaikan, peristiwa longsor terjadi usai hujan yang melanda kawasan Padangpanjang dan sekitarnya.
“Dari informasi yang kami terima, material bebatuan telah menutup sebagian badan jalan, saat arus lalu lintas sedang ramai. Tapi, kami belum menerima laporan adanya korban dari peristiwa itu,” sebut Yusrizal.
Saat ini, petugas BPBD Padangpanjang, petugas kepolisian bersama alat berat PT. Hutama Karrya Infrastruktur (HKI) telah berada di lokasi.
“Petugas Satlantas telah menghentikan arus kendaraan dari dua sisi yang melintasi kawasan itu, sampai petugas membersihkan lokasi longsoran,” sebutnya.
Sebelumnya, Kasatlantas Polres Padangpanjang, AKP Pifzen Finot mengimbau kepada pengendara yang akan melewati kawasan Lembah Anai, agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intesitas tinggi.
“Kami imbau kepada masyarakat yang ingin melintasi jalur Lembah Anai saat ini untuk lebih berhati-hati,” tambah Pifzen.
Karena, lanjutnya, dalam beberapa waktu terakhir sering terjadi longsoran di kawasan Lembah Anai, terutama pada malam hari.
“Kita juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk men-stanby-kan alat berat di Lembah Anai, mengingat bencana tidak dapat diprediksi,” ucapnya. (ned)





