Padang, Rakyat Sumbar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum (AM) Kota Padang mengumumkan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Padang akan mengalami gangguan mulai Sabtu (25/7/2026).
Gangguan terjadi karena dimulainya pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun oleh PT Hutama Karya.
Pekerjaan difokuskan pada rehabilitasi dua unit accelerator di IPA Gunung Pangilun. Sebelum pekerjaan dimulai, PT Hutama Karya telah melakukan pemeriksaan kesiapan material.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan perbaikan diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat pekan untuk setiap unit accelerator.
“Pengerjaan ini memakan waktu yang cukup lama. Sekitar empat minggu untuk satu accelerator,” ujar Adhie Zein, Jumat (24/7/2026).
Selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air ke sejumlah kawasan diperkirakan tidak berjalan normal.
Sebagian pelanggan hanya akan memperoleh aliran air pada siang atau malam hari, sementara beberapa wilayah lainnya berpotensi tidak menerima aliran sama sekali.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami mengupayakan agar pekerjaan cepat selesai dan pelayanan air kembali normal. Terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama perbaikan berlangsung,” katanya.
Wilayah Terdampak Gangguan Distribusi
Perumda AM Padang membagi pola distribusi air selama masa pekerjaan menjadi tiga kategori.
Aliran air pada siang hari meliputi Batang Kapur, Taman Siswa (Tamsis), GOR, Alai Belakang Pasar, Gunung Semeru, Kampung KB, Jalan Perjuangan, UK, Jalan Sumatra, Jalan Paus, S. Parman, Jalan Jakarta, Perintis Kemerdekaan, Kampung Jawa Dalam, Pulau Karam, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, sebagian Ganting, Pola Mas Azizi, Lubuk Lintah, Wahidin, Pemancungan, Palinggam, Berok, Batang Harau, dan Alang Laweh.
Aliran air pada malam hari mencakup Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Bakali, Pondok Mungil Ampang, Jalan Bakti Alai, Anyelir Plamboyan, Belanti Barat, Belanti Raya, Pramuka, Pekanbaru, Kampung Sabalah, Cokro, Tanah Baroyo, sebagian Dobi, Nipah Raya, Belakang Tangsi, Silungkang Imam Bonjol, Banda Olo, Pattimura, Bandar Damar, M. Yamin, Ujung Belakang Olo, belakang Makam Lolong, Parak Gadang, Parak Pisang, belakang Pasar Simpang Haru, Kompleks PJKA Jalan Sunda, Jati Rumah Gadang, Jati Gaung, Sisingamangaraja dekat rel, dan Kehakiman belakang PLN
Sementara itu, wilayah yang berpotensi mengalami gangguan siang dan malam meliputi Purus I, sebagian Purus II, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih belakang lapangan tenis, Rohana Kudus, Kenzi Futsal Parak Salai, Puskesmas Parak Salai, dan Pasopati.
Pelanggan Diminta Menampung Air
Perumda AM Padang mengimbau pelanggan menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai.
“Karena pengerjaan butuh waktu cukup lama, pelanggan diimbau menampung air sebanyak-banyaknya sebagai cadangan. Untuk pelanggan yang airnya tidak mengalir sama sekali, kami menyediakan layanan mobil tangki secara gratis,” ujar Adhie Zein.
Perumda Air Minum Kota Padang memastikan distribusi air akan dinormalkan secara bertahap setelah proses rehabilitasi IPA Gunung Pangilun selesai.(rif)





