Agam, rakyatsumbar.id—Mayoritas Pengurus Cabang Olahraga yang ada di KONI Agam, meminta kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua KONI Agam periode 2026- 2030 untuk melanjutkan proses pemilihan. Komitmen untuk melanjutkan proses pemilihan, disepakati ketika pengurus cabang olahraga mengadakan pertemuan dengan KONI Agam dan Panitia Musorkab di Aula KONI Agam, Rabu (15/07/2026).
Pertemuan antara Pengurus Cabang, KONI Agam, TPP dan Panitia Musorkab pada hari itu, bertujuan untuk membahas surat sakti yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah kabupaten Agam, dimana surat dengan nomor 400.4.3.3/233/Disparpora-Ag/2026 dengan perihal Penundaan Proses Pemilihan Bakal Calon Ketua Umum KONI Agam masa bakti 2026-2030.
Sebanyak 41 pengurus cabang olahraga yang hadir, sepakat untuk melanjutkan proses pemilihan. Karena, tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan. Apalagi, alasan untuk menunda pelaksanaan Musorkab, terkesan dicari-cari.
Seluruh pengurus cabang olahraga yang hadir, ketika minta sikapnya satu persatu, dengan semangat meminta proses dilanjutkan.
“Kita lanjutkan proses pemilihan. Ini Aneh.Kalau memang ada persoalan dalam proses penjaringan dan penyaringan, kenapa Pemerintah daerah baru memberitahu ketika dihari terakhir batas pengembalian formulir pendaftaran. Kenapa tidak dari awal,” ujar Erwin Tanjung, Pengcab Taekwondo Indonesia kepada wartawan.
Namun, walau semua pengurus cabang olahraga yang hadir sepakat untuk dilanjutkan proses pemilihan, beberapa diantaranya tetap meminta pengurus KONI Agam, TPP dan Panitia Musorkab dapat duduk bersama dengan pemerintah daerah.
Proses penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua KONI Agam yang tengah berjalan, dikejutkan dengan munculnya surat sakti dari rumah bagonjong, dimana surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah kabupaten Agam itu, meminta agar proses pemilihan ketua KONI Agam di tunda. Proses dapat dilanjutkan setelah adanya supervisi dari KONI Provinsi Sumatera Barat.
Kedatangan surat tersebut, menimbulkan berbagai spekulasi dikalangan pengurus cabang olahraga dan wartawan yang kebetulan sedang berada di sekretariat KONI Agam pada hari itu.
Pasalnya, hari itu merupakan hari terakhir pengembalian formulir pendaftaran, dan berdasarkan jumlah dukungan, hanya satu orang yang diprediksi memenuhi syarat dukungan. (rom)





