Dharmasraya, rakyatsumbar.id – Seorang pria berinisial F (24), warga Solok Selatan, menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang perempuan berinisial Z, yang terjadi di sebuah hotel di Dharmasraya, Senin (13/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui merupakan seorang janda. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga datang memenuhi pesanan pelaku dengan tarif sebesar Rp2 juta untuk sekali pertemuan.
Diduga terjadi perselisihan di dalam kamar hotel, hingga berujung tindak kekerasan. Korban diduga dibunuh dengan cara dicekik hingga meninggal dunia.
Usai kejadian, pelaku mendatangi Mapolres setempat dan menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kasat Reskrim AKP Andri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif di balik dugaan pembunuhan itu.
“Jenazah kita bawa ke RS Bhayangkara untuk di lakukan outopsi, guna mengetahui penyebab kematian Z,” katanya, Senin (13/07/2026).
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara guna menjalani proses autopsi sebagai bagian dari penyidikan.
Sementara itu, pelaku saat F saat di tanya media di lokasi mengatakan, pembunuhan dilakukan karena korban menghina pelaku saat uang yang diberikan tidak sesuai.
“Janji awal kita dua juta, cuma kita baru ada 1,8 juta, kurang 200 ribu lagi. Dengan kekurangan itu, korban menghina saya hingga ayah saya,” ucapnya
Ia melanjutkan, karena telah menghina orang tuanya, membuat pelaku nekat mengahbisi korban degan cara mencekik.
“Kesal saya, kenapa harus menghina ayah, pada hal hanya kurang 200 ribu,” jelasnya di hadapan pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih memeriksa pelaku beserta sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai motif maupun rangkaian peristiwa tersebut. (yy)





