Utama  

UNAND Apresiasi Kolaborasi BAZNAS dan ParagonCorp Perluas Akses Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu

Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi,Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Idy Muzayyad, saat diwawancarai usai kegiatan Pembinaan Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS bersama ParagonCorp di Auditorium Universitas Andalas, Padang, Kamis (30/4/2026).

Padang, rakyatsumbar.id— Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan ParagonCorp dalam memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).

Dalam program ini, ParagonCorp menyalurkan dana zakat perusahaan senilai Rp1,5 miliar untuk mendukung berbagai program pendidikan dan sosial, termasuk beasiswa bagi 214 mahasiswa asal Aceh dan Sumatera yang terdampak bencana pada akhir 2025 lalu.

“Tidak boleh ada lagi alasan untuk tidak menempuh pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Efa Yonnedi saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembinaan Peserta

Beasiswa Cendekia BAZNAS bertema “Adaptive Leader: Membangun Karier dengan Nilai-Nilai Kepedulian Sosial” di Auditorium Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang, Kamis (30/4/2026).
Efa menegaskan, sinergi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan sektor swasta menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kuat.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), UNAND, kata dia, berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membina generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan generasi masa depan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Dalam 2,5 tahun terakhir, UNAND juga menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Salah satunya melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibina BAZNAS Sumatera Barat.
“Sejak diaktifkan, UPZ UNAND telah membantu lebih dari seribu mahasiswa dalam pembayaran UKT,” katanya.

Selain itu, UNAND juga mendirikan Unit Pengumpul Wakaf yang telah memperoleh izin dari Badan Wakaf Indonesia, serta memperkuat dana abadi universitas untuk mendukung beasiswa, riset, dan pengembangan sarana pendidikan.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lebih dari 700 mahasiswa yang terdampak bencana pada akhir 2025 lalu.

“Skema bantuan ini dirancang bukan sekadar meringankan beban finansial, tetapi juga menjaga keberlangsungan pendidikan para mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan studi dan mengembangkan potensi diri,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan solusi nyata untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, merata, dan berkeadilan.

Menurutnya, dukungan sektor swasta menjadi elemen penting dalam memperkuat dampak program tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada ParagonCorp yang telah menunaikan zakat perusahaannya sekaligus berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa, khususnya yang terdampak bencana,” ujarnya.

Idy menjelaskan, BAZNAS saat ini terus memperluas jangkauan program BCB melalui kerja sama dengan 223 lembaga pendidikan di dalam negeri, serta pengembangan program hingga ke mancanegara seperti Rusia dan Timur Tengah.

“Ikhtiar ini juga sejalan dengan misi Asta Cita poin empat dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat secara produktif terbukti mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sebagian alumni bahkan telah bertransformasi menjadi muzaki dan kembali berkontribusi melalui zakat. Inilah siklus kebaikan yang ingin terus dibangun, dari mustahik menjadi muzaki melalui jalur pendidikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Human Resource Business Partner Lead DC Padang dan Bukittinggi ParagonCorp, Elsa Mayori, menyampaikan bahwa Paragon mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS dengan total nilai mencapai Rp1,5 miliar tahun ini.

Dana tersebut diwujudkan melalui berbagai program, antara lain Musala Berseri, Beasiswa Cendekia BAZNAS, serta paket logistik keluarga yang difokuskan untuk wilayah Sumatra.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis di bidang pendidikan, salah satunya lewat penyediaan beasiswa,” sebut Elsa.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Paragon berharap dapat memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan berintegritas.

Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Buchari M., Ketua BAZNAS Kota Padang Muhammad Mufti Syarfie, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, Mentor Universitas Andalas Herlambang, serta sekitar 1.000 mahasiswa peserta yang hadir secara hybrd. (*)