Payakumbuh, rakyatsumbar.id— Tim Phantom Satnarkoba Polres Payakumbuh meringkus dua orang yang menjadi tersangka peredaran narkotika dalam sebuah operasi tangkap tangan, Jum’at (02/01/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, di jalan Diponegoro Kelurahan Subarang Batuang, Payakumbuh Barat.
Selain dua orang tersangka DR (29) dan AH (36) yang berhasil ditangkap, barang bukti narkotika berupa 20 butir pil ekstasi juga berhasil diamankan.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kasat Narkoba AKP Hendra saat dikonfirmasi Minggu (04/01/2026) menjelaskan, dua orang tersangka yang ditangkap merupakan target operasi jajaranya yang beberapa waktu kebelakang telah dipantau gerak geriknya.
” Iya, sudah kita tangkap dan kita tahan di sel Mapolres Payakumbuh untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkap AKP Hendra.
Dijelaskan Kasat Narkoba, pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti puluhan pil Ekstasi ini berawal dari penangkapan yang di lakukan pihaknya terhadap DR terlebih dahulu. Tersangka DR tidak mengetahui beberapa personil polisi telah mengintai dan membuntuti tersangka dari saat keluar dari kontrakanya hingga ditangkap di pinggiran jalan yang beralamat di Kelurahan Subarang Batuang.
Saat menyergap dan melakukan penggeledahan yang turut disaksikan oleh warga dan Ketua RT setempat, tim buser Sat Narkoba Polres Payakumbuh menemukan 20 butir pil Ekstasi dalam plastik bening yang berada di kantong celana DR.
Tak dapat berkilah, kepada polisi DR mengaku puluhan butir pil ekstasi tersebut akan diserahkan kepada seseorang atas suruhan AH yang juga merupakan pemilik puluhan butir pil Ekstasi tersebut.
Berdasar pengakuan DR, keberadaan AH ditemukan dan langsung dilakukan penangkapan yang ternyata berada dirumah kontrakan DR yang berlokasi di Kelurahan Payolansek Kecamatan Payakumbuh Barat.
“Kita masih melakukan pengembangan dari mana asal puluhan butir pil ekstasi milik AH yang kita amankan dalam kasus ini,” pungkas Kasat Narkoba.
Selain tersangka dan pil ekstasi, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion guna kepentingan penyidikan. (sdn)





