Zigo Rolanda Tinjau Lokasi Longsor Jembatan Kembar

Anggota DPR-RI Zigo Rolanda saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Jembatan Kembar, Kelurahan Siliang Bawah, Sabtu (29/11/2025)
Anggota DPR-RI Zigo Rolanda saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Jembatan Kembar, Kelurahan Siliang Bawah, Sabtu (29/11/2025)

Padangpanjang, rakyatsumbar.id–Usai bencana Galodo yang melanda kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padangpanjang, Kamis (27/11/2025) lalu.

Proses evakuasi dan pencarian korban masih dilakukan tim penanggulangan bencana di perbatasan Kota Padangpanjang dan Kabupaten Tanahdatar itu

Disela prores evakuasi, Anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar, Zigo Rolanda melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana, Sabut (29/11/2025).

Kedatangannya didampingi Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis, beserta jajaran terkait.

Melihat kondisi terkini, Zigo menyampaikan bahwa akses jalan menuju titik longsor diperkirakan dapat dibuka kembali dalam dua minggu ke depan. Namun, ia menegaskan, pada tahap awal hanya kendaraan kecil dan sepeda motor yang dapat melintas.

“Dalam dua minggu ke depan kita upayakan akses bisa terbuka, tapi hanya untuk kendaraan kecil dan motor dulu. Untuk mobil besar belum memungkinkan karena kondisi tebing dan badan jalan masih dalam tahap penstabilan,” ujar Zigo saat meninjau area terdampak.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat Pemerintah Kota dan seluruh tim gabungan. “Proses pembersihan dan evakuasi berjalan baik. Kita lihat semua unsur bekerja maksimal.”

Zigo menambahkan, pihaknya akan membawa laporan lengkap terkait kebutuhan mendesak dari lapangan ke Pemerintah Pusat.

“Ini jalur vital yang menghubungkan antardaerah. Kita akan komunikasikan di Pusat agar percepatan perbaikan bisa segera dilakukan. Dukungan penuh sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis menyampaikan, kebutuhan perbaikan infrastruktur pasca longsor sangat mendesak.

Ia berharap dukungan Pemerintah Pusat dapat memperkuat upaya pemulihan di daerah terdampak.

“Pemko bergerak maksimal dengan seluruh kemampuan yang ada, namun untuk pemulihan total tentu kita membutuhkan dukungan Pusat. Kita berharap bantuan percepatan bisa segera turun,” ujarnya.

Hendri menegaskan, pembukaan akses dan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia juga berharap cuaca yang semakin membaik dapat mendukung kinerja alat berat, sehingga evakuasi dan pembersihan material longsor dapat diselesaikan lebih cepat.

“Semoga keadaan terus membaik, sehingga seluruh proses bisa dipercepat dan masyarakat kembali beraktivitas dengan aman,” tutup Hendri. (ned)