Padang, rakyatsumbar.id — Universitas Mercubaktijaya Padang mewisuda 468 lulusan dari berbagai program studi bidang kesehatan pada Wisuda ke-5 yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (27–28 Oktober 2026), di Auditorium Mercubaktijaya.
Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi profesional, karakter, dan daya saing.
Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni, S.Kp., M.Kep, menyampaikan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Hal ini sejalan dengan visi Universitas Mercubaktijaya, yakni menjadi perguruan tinggi yang berkarakter dan kompetitif.
“Seluruh lulusan telah mendapatkan pembekalan alumni sebelum memasuki dunia kerja. Kami berharap mereka mampu menerapkan ilmu yang dimiliki secara profesional, menjunjung tinggi etika, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ucapnya saat di hubungi oleh awak media, Senin (26/10/2026).
Ises Reni menambahkan, sebanyak 468 lulusan tersebut terdiri atas 31 lulusan D-III Keperawatan, 47 lulusan D-III Terapi Wicara, 64 lulusan S-1 Keperawatan, 166 lulusan S-1 Kebidanan, serta 160 lulusan Program Profesi Ners.
“Mereka berasal dari jenjang pendidikan vokasi, akademik, dan profesi di lingkungan Fakultas Kesehatan dan Sains. Capaian kompetensi juga menjadi perhatian dalam wisuda kali ini,” paparnya.
Ises Reni menambahkan, data universitas menjelaskan, tingkat kelulusan first taker Uji Kompetensi (UKOM) mencapai 96,87 persen untuk D-III Keperawatan, 89,36 persen untuk D-III Terapi Wicara, serta 92,39 persen untuk Program Profesi Ners.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan lulusan dalam menghadapi tuntutan profesi di bidang pelayanan kesehatan.
Kembangkan Keunggulan Spesifik
Universitas Mercubaktijaya juga mengembangkan keunggulan spesifik pada setiap program studi. D-III Keperawatan berfokus pada pelayanan homecare, D-III Terapi Wicara pada penanganan Autism Spectrum Disorder (ASD), S-1 Keperawatan dan Profesi Ners pada keperawatan komplementer.
“Serta S-1 Kebidanan dan Profesi Bidan pada pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga matrilineal dalam lingkup asuhan kebidanan,” paparnya.
Dari sisi akreditasi, universitas menyebut Program Studi D-III Keperawatan, S-1 Keperawatan dan Ners, S-1 Kebidanan, serta Profesi Bidan berstatus akreditasi Baik Sekali.
Sementara itu, Program Studi D-III Terapi Wicara telah meraih akreditasi Unggul. Status tersebut menjadi bagian dari upaya institusi dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan masyarakat. (edg)




