01/03/2024
Beranda » Srikandi PLN Goes to School, Sampaikan Kondisi Kelistrikan, Budaya Kerja Hingga Produk Layanan

Srikandi PLN Goes to School, Sampaikan Kondisi Kelistrikan, Budaya Kerja Hingga Produk Layanan

Srikandi PLN Goes to School, sampaikan kondisi kelistrikan, budaya kerja hingga produk layanan.


Agam, rakyatsumbar.id – Sebagai tindak lanjut dari komitmen PLN dalam mendukung Pendidikan vokasi, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat mengirimkan salah satu srikandi terbaiknya untuk hadir sebagai narasumber dalam workshop Penguatan Proses Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja yang diadakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) N 2 Lubuk Basung.

General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap upaya srikandi PLN dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

“Apresiasi kami ucapkan kepada srikandi PLN yang terus mengambil peran dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya pada bidang pendidikan. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana srikandi PLN hadir sejalan dengan program TJSL pilar pendidikan berkualitas. Kami mendukung penuh seluruh program dan akan mendorong semua srikandi dalam upaya meningkatkan peran dan kapasitas sebagai wujud pengarusutamaan gender di PLN sekaligus sebagai wadah untuk mengembangkan potensi diri,” terang Eric.

Yenti Elfina, salah satu srikandi yang juga sekaligus Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Sumbar yang hadir sebagai narasumber workshop menyampaikan overview sistem kelistrikan di Sumbar mulai dari proses produksi energi listrik hingga distribusinya. Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bagaimana jika terjadi pemadaman listrik hingga faktor apa saja yang mempengaruhi, dibarengi dengan paparan budaya kerja PLN kepada para pengajar SMK Negeri 2 Lubuk Basung.

“Pemahaman terkait sistem kelistrikan penting tidak hanya untuk siswa namun juga kepada tenaga pengajar. Melalui kesempatan ini kami ingin membekali Bapak dan Ibu guru agar lebih memahami arti penting listrik selaras pemahaman terkait budaya kerja di dunia industri,” imbuh Yenti seraya menyampaikan harapannya agar siswa SMK 2 Lubuk Basung menjadi lebih siap menghadapi dunia industri.

Sejalan dengan workshop tersebut, Manager K3 dan Keamanan PLN UID Sumbar Misran Hasra, juga hadir sebagai pemateri untuk para siswa. Disana, Misran menjelaskan komitmen PLN yang terus mengutamakan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Pemahaman terhadap budaya K3 sangat penting karena ini kaitannya dengan nyawa manusia. Budaya K3 juga dapat meminimalisir kerugian akibat kecelakaan kerja. Penting untuk membekali sejak dini tentang perilaku-perilaku peduli K3,’’ sebutnya.

Misran juga menyampaikan penerapan nilai-nilai K3 dalam pekerjaan dapat juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Keselamatan ketenagalistrikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan penyaluran energi listrik oleh PLN kepada pelanggan. Hal ini menjadi komitmen kami untuk memastikan listrik digunakan dengan aman. kelalaian terhadap potensi bahaya listrik dapat menyebabkan kecelakaan yang berakibat fatal,” ujar Misran lagi.

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Lubuk Basung Elson Chandra Putra, mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi PLN dalam proses pelaksanaan kegiatan SMK Pusat Keunggulan sehingga dapat menjadi bekal bagi para siswa terkait kelistrikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena kesempatan ini sangat berarti bagi sekolah kami. Kami berharap, para siswa dan siswi dapat memanfaatkan momen ini dan mengambil ilmu yang disampaikan oleh para pemateri dari PLN”, ujar Elson. (ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.