08/12/2022
Beranda » SMK PK Skema Pemadanan, Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri Jawab Tantangan Zaman 

SMK PK Skema Pemadanan, Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri Jawab Tantangan Zaman 

SMK PK skema pemadanan, kolaborasi pendidikan vokasi dan industri jawab tantangan zaman.

Padang, rakyatsumbar.id – Pendidikan vokasi menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Hal itu terbukti dengan adanya instruksi dan Peraturan Presiden mengenai implementasi pendidikan vokasi.

Hal itu dikatakan Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI yang di wakili oleh Andrew William Fangidae.

Andrew mengelar kunjungan untuk melaksanakan liputan praktek kebijakan Merdeka Belajar di Kota Padang terkait pelaksanaan kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan industri melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK) Skema Pemadanan, Selasa (22/11/2022) di SMKN 4 Padang, SMKN 8 Padang Dldan SMKN 2 Padang.

“Instruksi Presiden dan Perpres tentang pendidikan vokasi tersebut menunjukkan bahwa Presiden menaruh harapan besar untuk kemajuan pendidikan vokasi,” kata Andrew William Fangidae.

Ia menambahkan, kementerian akan terus berkomitmen mengembangkan ekosistem pendidikan vokasi.

Salah satunya melalui program SMK PK Skema Pemadanan.

Hal itu dilakukan guna mengkolaborasikan sektor pendidikan dengan industri agar dapat menghasilkan SDM yang unggul, tangguh, dan relevan dengan kebutuhan industri.

Andrew William Fangidae, menyebutkan, Saat ini Kota Padang terdapat tiga SMK yakni SMKN 4 Padang, SMKN 8 Padang Dan SMKN 2 Padang menjadi SMK PK Skema Pemadanan.

Dimana proporsi sebagian memperoleh bantuan dari pemerintah dan sebagian lain mendapat hibah dari industri (SMK PK Skema Pemadanan).

“Tahun pertama ini khususnya di Kota Padang, ketika kami menunjukkan SMK PK Skema Pemadanan ada banyak dunia usaha dan dunia industri (DUDI) telah bersinergi dengan satuan pendidikan di daerah dengan investasi yang cukup besar,” ungkapnya.

Tidak hanya industri-industri besar, tambah Andrew, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun turut mengambil bagian dari kolaborasi tersebut

 

Program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan, SMK, Kemendikbudristek, dan industri sama-sama memiliki peran penting.

Keterlibatan DUDIKA pada SMK PK Skema Pemadanan Dukungan hal ini dilakukan melalui penyelarasan, baik dalam kurikulum, PKL.

Termasuk sertifikasi kompetensi lulusan, penyediaan pengajaran dari industri, dan lain sebagainya.

Capaian tersebut tentunya juga dibarengi dengan adanya penyelarasan kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri, meningkatkan praktisi industri maupun kesempatan magang bagi guru untuk meningkatkan kompetensi.

Selain itu juga meningkatkan sarana prasarana yang mendukung pembelajaran kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri.

Juga meningkatkan praktisi industri maupun kesempatan magang bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, hingga peningkatan sarana prasarana yang mendukung pembelajaran.

Implementasi SMK PK Skema Pemadanan tersebut dirasakan oleh Sahfalefi, selaku Kepala SMKN 4 Padang, RDS Deta Mahendra, kepala Sekolah SMKN 8 Padang, Rusmadi dan Kepala Sekolah SMKN 2 Padang dan Novia Hertini. Termasuk Direktris CV. Novia selaku DUDIKA

“Hal-hal baik ini harus tetap dilaksanakan dan manfaatnya kami rasakan,” pungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.