18/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Rektor UNP Resmikan Pelaksanaan UTBK-SNBT 2023

Rektor UNP Resmikan Pelaksanaan UTBK-SNBT 2023

Rektor UNP, Prof Ganefri memberikan penjelasan menyangkut pelaksanaan UTBK-SNBT 2023.


Padang, rakyatsumbar.id
Universitas Negeri Padang (UNP) meresmikan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes UTBK-SNBT 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D menjelaskan peserta UTBK-SNBT di UNP jauh lebih besar daripada lokasi lain. Namun, jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini di UNP tidak terlalu berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Peminat UTBK-SNBT 2023 di UNP sebanyak 30.000 lebih peminat. Kita berharap, semua prodi bisa terpenuhi, dan kita akan membuat jalur mandiri,” jelasnya, Senin (8/5/2023).

Prof. Ganefri, Ph.D mengakui terjadi kecemburuan oleh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) saat penerimaan siswa baru melalui jalur UTBK-SNBT di UNP. Menurutnya, PTS mengklaim UNP menerima banyak mahasiswa baru, ketimbang penerimaan mahasiswa di PTS.

“Kita di protes oleh PTS yang ada di Sumbar. Mereka mengklaim, kita menerima mahasiswa lebih banyak dari mereka. Sebenarnya, kita memenuhi mahasiswa di program studi (prodi) saja. Logikanya, 1 prodi menampung 80 orang mahasiswa baru, prodi yang ada di UNP sendiri berjumlah 130 prodi. Berbeda di PTS, mereka tidak mempunyai begitu banyak prodi, tetapi satu prodi bisa menampung 300 mahasiswa di PTS,” jelasnya.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Periode 2022-2024 ini menambahkan, dalam pelaksanaannya, model ujian soal UTBK-SNBT 2023 berbeda dengan pelaksanan UTBK-SNBT di tahun-tahun sebelumnya.

“Saat UTBK-SNBT 2023, akan dilaksanakan Tes Potensi Skolastik (TPS). Tes TPS ini mengukur Kemampuan Kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Hal ini bercermin kepada penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi yang berada di luar negeri. Mereka dalam hal penerimaan mahasiswa, telah melaksanakan TPS,” tambahnya.

Ujian UTBK-SNBT 2023 terdiri dari penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.

Ganefri memaparkan juga, peserta UTBK-SNBT 2023 di UNP mendapat layanan transportasi antar ke lokasi ujian khususnya bagi peserta yang berpotensi terlambat dan tidak mengetahui lokasi ujian.

“Sejumlah kendaraan telah disiagakan yaitu buggy car, mobil pick-up, dan sepeda motor yang diberi label panitia UTBK-SNBT 2023. Pengoperasian kendaraan tersebut telah berlangsung sejak hari pelaksanaan ujian,” jelasnya.

Dalam mewaspadai usaha perjokian yang berpeluang terjadi selama UTBK-SNBT 2023, UNP akan mewaspadai perjokian melalui aplikasi kecerdasan buatan (AI) dalam pelaksanaannya. Apalagi, di era digital ini sudah ada aplikasi kecerdasan buatan yang bisa digunakan untuk membantu peserta dalam ujian.

“Usaha perjokian dalam setiap UTBK-SNBT pasti ada. Hal ini di dukung oleh aplikasi kecerdasan buatan yang bisa digunakan untuk membantu calon mahasiswa dalam ujian. Kita berharap, calon mahasiswa tidak terlibat perjokian karena jika ketahuan bisa dinyatakan gagal dalam ujian,”paparnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) UTBK Kemendikbud dan Ristek, Urip Purwono. Menurutnya, pihaknya akan mewaspadai calon mahasiswa terlibat dalam perjokian, termasuk penggunaan aplikasi kecerdasan buatan.

“Oleh karena itu, seluruh komputer clear atau bersih dari aplikasi itu. Lalu pengawas intens mengawasi sehingga tidak ada celah untuk berbuat curang,” tegas Urip.

Ketua Pelaksana UTBK-SNBT, Wakil Rektor I UNP, Dr. Refnaldi, M.Litt, melaporkan bahwa jumlah pendaftar UBTK-SNBT pada tahun 2023 ini di UNP sebanyak 21.221 peserta.

“Sesi yang digunakan sebanyak 15 sesi, dimana ke 15 sesi dibagi 14 sesi di gelombang I, 2 sesi 1 hari, dan 1 sesi lagi di gelombang ke 2,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, menurut Refnaldi, UNP menyediakan 63 laboratorium dan 1721 PC serta 1.032 orang pengawas dalam pelaksanaanya yang berlangsung 18-14 Mei selama 7 hari dan gelombang II hanya 1 sesi saja pada tanggal 22 Mei 2023.

Prodi kedokteran

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D menjelaskan, pada saat ini Prodi Kedokteran UNP masih dalam proses akreditasi minimal dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

“Saat ini Prodi kedokteran masih dalam proses BAN PT. Tetapi prodi yang di buka dalam UTBK-SNBT 2023 adalah S1 Keperawatan,” tutupnya. (edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.