19/08/2022
Beranda » Refleksi HUT Bhayangkara ke 74 Tahun, Kamtibmas Kondusif Tanpa Gejolak Sosial

Refleksi HUT Bhayangkara ke 74 Tahun, Kamtibmas Kondusif Tanpa Gejolak Sosial

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, saat diwawancara wartawan Rakyat Sumbar di ruang kerjanya. Ia menargetkan Komtibmas kondusif agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas, sehingga tidak memicu masalah sosial. (HANDIYANUAR)

Padang, Rakyat Sumbar — Hari ini, Rabu, 1 Juli 2020, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berusia 74 tahun.  Korps Bhayangkara ini diharapkan menjadi penyejuk bagi masyarakat, terutama terkait keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Tidak kondusifnya Kamtibmas, berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

“Tema di 1 Juli ini Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif. Nah, terkait dengan tema tadi tentunya kita berharap Polri bisa semakin menjawab terhadap masalah isu Kamtibmas,” kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, kepada Rakyat Sumbar, di ruang kerjanya, Senin, (29/6) siang. 

Ia melanjutkan, persoalan Kamtibmas bisa berdampak terhadap masalah sosial. Persoalan ini diharapkan bisa direduksi oleh personel Polri, khususnya personel Polda Sumbar. 

“Persoalan (Kamtibmas) ini bisa tereduksi dengan kehadiran anggota-anggota Polri. Harapannya lagi, bahwa output dari Kamtibmas yang kondusif ini tentunya masyarakat diharapkan semakin produktif,” ungkap alumni Akpol 1988 ini. 

Ia menyampaikan, masyarakat merasa nyaman tanpa ada rasa cemas dan kekhawatiran saat pulang pulang atau melakukan aktivitas pada malam hari apabila Kamtibmas kondusif. 

“Kehadiran kita (Polri), anggota-anggota di lapangan bersama dengan elemen-elemen yang lain yang bisa menjamin kegiatan kegiatan masyarakat bisa berlangsung dengan aman itu yang diharapkan,” ungkap Toni. 

Toni menjelaskan, HUT Bhayangkara ke 74 menjadi lebih penting, sebab dilaksanakan di masa pandemi virus Korona (Covid-19). Banyak kegiatan kemanusiaan dilaksanakan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. 

“Hampir sebanyak 117 ribu paket yang diberikan kepada masyarakat, dan kita tahu bahwa bantuan sosial dari pemerintah itu juga belum menyentuh semua, sehingga Polri menutup dari masyarakat yang belum terjangkau mendapat bantuan, apalagi dampak Covid-19 ini banyak masyarakat yang di PHK, dirumahkan, bahkan ada yang jadi pengangguran,” ungkap Toni. 

Ia mengakhiri, menjaga Kamtibmas di Sumbar supaya tetap kondusif merupakan salah satu target Polda Sumbar, apalagi pada Desember 2020 akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. 

“Sinergi dengan TNI juga harus dibina, termasuk dengan semua elemen masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, terutama dalam mengamankan tahapan-tahapan Pilkada, sehingga Pilkada berlangsung aman, damai, dan lancar,” tutup Toni. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.