Padang, rakyatsumbar.id — Kiprah tokoh Sumatera Barat kembali menembus panggung nasional. Prof. Ir. H. Ganefri, Ph.D., Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang (UNP) sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat, dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua Umum (Waketum) Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.
Kepercayaan tersebut menempatkan mantan Rektor UNP dua periode itu dalam jajaran elite organisasi Nahdlatul Ulama (NU) lima tahun ke depan. Nama Prof Ganefri masuk dalam kepengurusan PBNU yang diumumkan secara langsung melalui kanal YouTube TVNU, Rabu malam, 30 September 2026.
Kepengurusan PBNU 2026-2031 merupakan hasil Muktamar NU yang digelar di Jombang, Jawa Timur, Agustus 2026. Dalam Muktamar tersebut, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU, sementara KH Miftachul Akhyar dipercaya sebagai Rais ‘Aam PBNU.
Masuknya Prof Ganefri ke jajaran Waketum PBNU bukan datang secara tiba-tiba. Dalam rangkaian Muktamar, akademisi asal Sumatera Barat itu sebelumnya dipercaya memimpin sidang pemilihan Ketua Umum PBNU untuk mewakili wilayah Barat. Kepercayaan tersebut kemudian berlanjut ketika Prof Ganefri ditunjuk sebagai salah seorang anggota tim formatur penyusun kepengurusan PBNU.
Bagi Sumatera Barat, posisi tersebut menjadi catatan penting. Prof Ganefri tidak hanya membawa nama UNP, tetapi juga berdiri sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat. Putra Luhak Limapuluh Kota itu kini mendapat amanah untuk ikut menggerakkan organisasi NU di tingkat nasional.
Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D., menyambut kepercayaan tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, posisi yang dipercayakan kepada Prof Ganefri merupakan amanah besar sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar UNP dan warga Nahdliyin di Sumatera Barat.
“Alhamdulillah, sebuah amanah lagi diterima oleh Prof. Ganefri. Hal ini sekaligus membanggakan bagi UNP dan tentunya para Nahdliyin di daerah kita,” ujar Krismadinata melalui Humas UNP. Kamis (1/10)
Krismadinata berharap kepercayaan yang diberikan PBNU dapat dijalankan Prof Ganefri dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mendoakan agar Prof Ganefri diberikan kesehatan dan kelancaran dalam mendampingi kepemimpinan PBNU periode mendatang.
“Semoga dengan kepercayaan ini beliau sehat dan sukses mendampingi Ketum PBNU dalam menjalankan roda organisasi NU. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” katanya.
Selain Prof Ganefri, sejumlah tokoh nasional juga dipercaya mengisi posisi Waketum PBNU periode 2026-2031. Di antaranya Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron, Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy, KH. Abdul Ghoffar Rozin, H. Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau Gus Ipang, serta H. Juri Ardiantoro.
Bagi UNP, masuknya Prof Ganefri ke jajaran pimpinan PBNU menjadi bagian dari rekam jejak pengabdian yang semakin luas. Dari kampus dan PWNU Sumbar, kini kiprahnya berlanjut di tingkat nasional, membawa nama Sumatera Barat ke dalam kepengurusan PBNU periode 2026-2031. (edg)





