01/03/2024
Beranda » Pemko Bukittinggi Pastikan Siap Jamu Para Perantau

Pemko Bukittinggi Pastikan Siap Jamu Para Perantau

Wawancara Walikota Bukittinggi Erman Safar dengan Kapolresta di Pospam terpadu di Jam Gadang.

Bukittinggi, rakyatsumbar.id – Pemerintah Kota Bukittinggi siap menjamu para perantau yang mudik dan pengunjung. saat Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Persiapan dilakukan meliputi membersihkan lingkungan termasuk kantong-kantong parkir, objek wisata dan sebagainya.

Menurut Walikota Bukittinggi Erman Safar, Bukittinggi diprediksi akan disesaki pengunjung terkait adanya kepulangan para perantau. Pemko memprioritaskan pembenahan parkir baik itu titik parkir resmi dan gedung parkir.

“Selain itu, gedung-gedung sekolah dan kantor pemerintahan juga disiapkan untuk parkir. Kita mengantisipasi membludaknya kendaraan masuk ke Bukittinggi nanti. Alternatif parkir ditempatkan di titik parkir yang dikelola pemuda. Kita juga mengedukasi pemuda dalam melayani pengunjung. Selama ini, pemuda tersebut mengelola parkir tidak resmi.”

“Persoalannya adalah tarif yang dipasang mereka mahal saja tapi bukan Pungli. Karena parkir itu di lahan mereka,”ujar Erman di areal Taman Jam Gadang, Senin (17/4/2023).

Erman menambahkan Pemko Bukittinggi berupaya agar para pemuda yang mengelola parkir meningkatkan rasa memiliki.Pemko bakal mensosialisasikan kepada pemuda, agar melayani dengan baik.

“Pemko juga menghimbau pengunjung mengikuti informasi dari kepolisian dan sebagainya. Kalau tidak ada parkir, orang keluar dari Bukittinggi. Sedangkan, Pemko mengejar PAD,”katanya.

Erman juga menyebutkan di Bukittinggi tidak ada pungli di objek wisata. Objek wisata akan dilengkapi pengamanan dan peraturan. Selain itu, Sistem One Way yang diterapkan akan membuat orang makin banyak ke Bukittinggi.

Melalui Sistem One Way, lalu lintas sudah terarah dan mengurangi durasi perjalanan dari Padang ke Bukittinggi.
Objek wisata/Spot wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan dan Ngarai Sianok merupakan primadona pariwisata di Bukittinggi. Tiket bisa terjual hingga milyaran rupiah.

Permasalahannya adalah antre di pintu masuk. Apalagi, objek wisata masih dikelola ASN. Sedangkan, SDM tetap segitu.

“Meskipun begitu, Pemko tetap akan melakukan pelayanan maksimal di objek wisata. Dengan harapan, pengunjung bisa merasakan kenyamanan di objek wisata tersebut,”tukas Erman.

Sementara itu, Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati menjelaskan sistem One Way yang diterapkan Pemprov Sumbar berpengaruh ke Bukittinggi. One Way akan menyebabkan perlambatan.

Polresta Bukittinggi mengharapkan pengertian masyarakat.
“One Way akan mengurangi durasi waktu dari Bukittinggi ke Padang. Jika jalan satu arah, maka kendaraan akan banyak datang ke Bukittinggi. One Way akan diterapkan H-3 dan H + 3.

Selain itu, kita akan melakukan sistem buka tutup di beberapa ruas jalan. Dan, kita melihat situasi lalu lintas di wilayah Bukittinggi dan sekitarnya. Tidak ada ruas jalan di Bukittinggi tidak macet apalagi saat lebaran.

Ditambah lagi, banyak perantau yang mudik. Kita akan tempatkan personil di titik-titik lalu lintas dan titik macet. Kita lakukan mobiling.

Personil Polresta Bukittinggi untuk pengamanan lebaran 310 anggota, yang ditempatkan di wilayah Bukittinggi dan Agam Timur. Kita mendirikan Pospam Terpadu di Jam Gadang dan Pos Pengamanan di Tugu Polwan. Pos Pelayanan di TMSBK dan Ngarai Sianok. Cadangan personil 30 persen bisa menghandel kemacetan di wilayah Bukttinggi dan Agam Timur. Call Center Polresta Bukittinggi 110,”ungkap Kombes Yessi.

Yessi menambahkan Polresta Bukittinggi menghimbau masyarakat menjaga keamanan dan menjaga kesehatan saat berkendara. Ia juga mengapresiasi dukungan Forkopimda yang sangat luar biasa.

“Kita akan memberikan pelayanan terbaik kepada perantau. Kita juga memberikan pengertian kepada pengendara terkait sistem One Way ini. Sistem ini akan dievaluasi setiap harinya,”pungkas Kapolresta. (edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.