02/03/2024
Beranda » Pasaman Launching Lomba Sumdarsin Anak Tingkat SD

Pasaman Launching Lomba Sumdarsin Anak Tingkat SD

Pasaman Launching Lomba Sumdarsin Anak Tingkat SD

Bupati Benny Utama melepas balon udara sebagai tanda dimulainya lomba Sumdarsin tingkat SD.

Pasaman, rakyatsumbar.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman,  terus menggencarkan vaksinasi Covid-19. Kalangan pelajar sekolah dasar sederajat bahkan mulai disentuh.

Hal itu ditandai dengan Launching Gebyar Lomba Sumdarsin Anak Usia 6 – 11 Antar Sekolah Dasar (SD)/sederajat se-Kabupaten Pasaman.

Peluncuran Gebyar Lomba Sumdarsin Anak usia 6 – 11 oleh Bupati Pasaman Benny Utama yang dipusatkan  di SDN 04 Sontang Padang Gelugur, Kamis (3/2).

Launching ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh bupati bersama Kapolres Pasaman AKBP Fahmi Reza serta jajaran Forkopimda Pasaman lainnya.

Bupati Benny Utama menjamin bahwa vaksinasi aman buat anak-anak.

“Kami menjamin bahwa vaksin aman buat anak-anak usia 6 sampai 11 tahun. Mari kita bentengi anak-anak dari wabah Covid-19,” ajak bupati.

Ia menegaskan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun cukup penting dilaksanakan.

Apalagi selama ini kalangan wali murid juga  sangat mendambakan sang anak bisa kembali belajar di sekolah atau tatap muka seperti sedia kala.

“Vaksin untuk anak-anak ini aman. Jadi, mari kita sama-sama mendukung program vaksinasi ini, ” ajak bupati.

Saat ini Covid-19 sudah bermutasi memunculkan varian baru.

“Tidak ada pilihan, kita mesti menjaga tubuh dengan meningkatkan imun melalui vaksinasi, termasuk buat lansia dan anak-anak,” cetusnya.

Kapolres Pasaman Fahmi Reza menjelaskan, pihaknya sengaja menciptakan suasana nyaman buat anak-anak saat pelaksanaan vaksinasi di sekolah.

“Kita tidak ingin anak-anak merasa takut melihat petugas medis datang ke sekolah dan para orang tua serta wali murid sengaja ikut diundang mendampingi,” jelas Fahmi.

Sementara itu, salah seorang orang tua murid SDN 04 Sontang Cubadak , mengaku tidak ada persoalan mengantar kedua anaknya ikut program vaksinasi di sekolah.

“Saya dan istri sudah ikut vaksin tahap 1 dan 2 dan sekarang kami ingin anak-anak juga ikut divaksin.”

“Kami melihat, kasus Covid-19 masih terus bermunculan, malah dengan varian-varian baru yang lebih berbahaya,” ujar Hendra yang juga wartawan Harian Singgalang wilayah Kabupaten Pasaman. (horizon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.