17/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Mahyeldi Berkomitmen Majukan UMKM

Mahyeldi Berkomitmen Majukan UMKM

Tanah Datar, Rakyat Sumbar — Calon Gubernur Sumbar nomor urut 4, Mahyeldi, yang akrab dipanggil buya itu, blusukan ke Pasar Rao Rao dan Pasar Sungai Tarap, Tanah Datar, Rabu (24/11/2020) kemarin.

Di Pasar Rao Rao, Mahyeldi sengaja melihat produk khas nagari. Terletak di dekat Danau Singkarak, ikan bilih menjadi kuliner khas yang dijual di Pasar Rao Rao.

Ikan bilih adalah ikan yang tak ada duanya. Ikan ini merupakan ikan endemi yang hanya berkembang di habitatnya, Danau Singkarak. Mahyeldi berkesempatan mencicipi ikan bilih yang digoreng. Tak hanya mencicipi, Mahyeldi juga ikut mempromosikan kuliner khas Danau Singkarak ini.

Sementara di Pasar Sungai Tarap, Mahyeldi mencicipi pisang goreng. Walikota Padang yang sedang cuti itu, menikmati pisang goreng yang baru keluar dari kuali. Untuk itu, Mahyeldi tak sungkan duduk menunggu di dekat tungku.

Mahyeldi tertarik dengan dagangan emak-emak di pasar. Ia pun memborong anak cabai dan terong. Sayuran yang dibeli, langsung dibagikan kepada masyarakat yang berkunjung ke pasar.

Pedagang martabak manis ketiban durian runtuh dengan kedatangan Mahyeldi. Sambil berdialog dengan pedagang, Mahyeldi memborong martabak untuk dicicipi oleh masyarakat yang berkunjung ke pasar.

Apresiasi terhadap produk lokal menjadi perhatian Mahyeldi. Terutama, produk lokal yang menjadi usaha masyarakat dengan skala UMKM. Mahyeldi berkomitmen terhadap keberpihakan pada UMKM. Sebanyak 250 ribu UMKM di Sumbar menjadi fokus untuk dikembangkan.

Mahyeldi sendiri memulai rangkaian kegiatan di Tanah Datar dari Masjid Darul Falah, Lompatan Datar Barulak. Di masjid ini, Mahyeldi mengisi ceramah Subuh.

Dalam ceramahnya, Mahyeldi menekan pentingnya mempersiapkan generasi pemimpin. Mengutip surat An-Nisa ayat 59, Mahyeldi menyebutkan bagaimana membentuk generasi pemimpin itu dengan meneladari Rasulullah SAW.

Menyiapkan pemimpin masa depan bisa dimulai dari lingkungan masing-masing. “Kita harus menyiapkan pemimpin masa depan dengan membina para remaja di lingkungan kita,” ujar Mahyeldi.

Untuk mendidik generasi masa depan itu, maka dibutuhkan implementasi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

“Mendidik para pemuda itu sesuai dengan ABSSBK,” tukasnya. (rel/edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.