Konsisten, Harian Umum Rakyat Sumbar Kembali Raih Anugerah Literasi Sumatera Barat

882
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy didampingi Bunda Literasi Kota Padangpanjang Dian Puspita Fadly Amran menyerahkan Anugerah Literasi Sumatera Barat Tahun 2021 kategori Media Cetak kepada Redpel Harian Umum Rakyat Sumbar Jon Kenedi

Padang, rakyatsumbar.id—Konsistensi dalam pengembangan literasi di Sumatera Barat (Sumbar), Harian Umum Rakyat Sumbar kembali menerima Anugerah Literasi Sumatera Barat Tahun 2021 dari Gubernur Sumbar, Kamis (18/11/2021).

Penghargaan untuk kategori Media Cetak yang diserahkan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar Wardarusmen dan Bunda Literasi Padangpanjang Dian Puspita Fadly Amran diterima Redaktur Pelaksana (Redpel) Harian Umum Rakyat Sumbar Jon Kenedi, untuk kategori Penggiat Literasi diterima Pengelola TBM Gumala Kreatif Yandri Armaika, S.ST, kategori media elektronik diterima Radio Bahana FM, kategori jurnalis diterima Rahmatul Laila dari LKBN Antara Sumbar dan kategori penulis diterima Soetan Radjo Pamoendjak dari Bukittinggi.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy usai penyerahan penghargaan menyampaikan, untuk mendorong meningkatnya minat baca masyarakat perlu dilakukan langkah-langkah inovatif dengan melibatkan pegiat literasi, penulis, wartawan dan media massa.

“Pemberian Anugerah Literasi ini sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada pihak-pihak yang mendorong tumbuhkembangnya budaya literasi ditengah-tengah masyarakat. Kedepan, akan lebih banyak lagi lembaga yang kita libatkan,”sebut Audy.

Dikatakannya, dalam menanamkan budaya membaca masyarakat, juga diperlakukan inovasi-inovasi dengan melibatkan kerjasama dan komitmen bersama. Sehingga ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan semata, tetapi tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya tadi, juga diajak kepala dinas perpustakaan untuk melihat koleksi-koleksi buku yang bisa diakses dari komputer operator, nantinya jika perlu diperbanyak bacaan-bacaan digital, sehingga pengunjung bisa membaca melaui smartphone atau PC mereka, tanpa harus menentung buku,” lanjutnya.

Khusus dalam pengelolaan arsip daerah, Audy menyampaikan, dirinya bersama Gubernur Mahyeldi Ansharullah akan menata kembali lobi kantor gubernur dan disana akan dipajang informasi-informasi perjalanan Sumatera Barat, termasuk biografi tokoh-tokoh yang berperan penting dalam pembangunan Sumatera Barat.

“Kita minta kepada Dinas Pustaka dan Kearsipan Sumbar untuk menyiapkan informasi-informasi sejarah Sumatera Barat, baik dari zaman penjajahan, masa PRRI maupun setelah Indonesia merdeka. Ini akan menjadi informasi penting bagi generasi penerus kita,” ungkap Audy.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Sumbar Wardarusmen dalam laporanya menyampaikan, Program Gemar Membaca yang dilaksanakan di Sumatera Barat telah mampu mengangkat minat baca masyarakat yang saat ini telah mencapai 56 persen dan diatas rata-rata nasional.

“Target kita tahun 2021 ini, minat baca masyarakat mencapai 58,6 persen dan pada tahun 2022 sebesar 60 persen. Untuk mewujudkan itu, tentunya butuh kerjasama dengan semua pihak, termasuk juga melibatkan pegiat literasi dan kalangan milineal dengan harapan makin banyak tumbuh taman-taman bacaan masyarakat hingga ke tingkat nagari,”sebutnya.

Selain Anugerah Literasi Sumatera Barat Tahun 2021, Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Sumatera Barat juga melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Meningkatkan Peran Perpustakaan dalam Membangun Budaya Baca dengan menghadirkan narasumber Pustawan Madya UNP Drs. Januarisdi,MLIS.

Terpisah, Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar Firdaus mengucapkan terima kasih atas pengakuan dan pengukuhan Harian Umum Rakyat Sumbar sebagai penerima Anugerah Literasi. Dimana, penghargaan tahun 2021 ini, merupakan penghargaan ketiga kalinya yang diterima sejak tahun 2016 silam.

“Tahun 2016, kita menerima Anugerah Literasi kategori Media Cetak diikuti penghargaan pada Anugerah Literasi tahun 2018, wartawan kita Muharman menerima penghargaan kategori wartawan bersama dengan Pegiat Literasi Muhammad Subhan yang juga Redaktur Budaya dan Sastra Rakyat Sumbar,” urai Firdaus.

Tahun 2019, lanjutnya, Rakyat Sumbar kembali menerima Anugerah Literasi kategori media cetak bersama dengan Zhilan Zhalilia sebagai penerima kategori penulis yang juga binaan Bengkel Literasi Rakyat Sumbar.

“Semoga penghargaan ini menjadi pelecut semangat kita untuk terus menggelorakan semangat literasi bagi masyarakat. Apalagi, saat ini Rakyat Sumbar juga tengah melaksanakan program Gebyar Menulis Akhir Tahun dengan menyasar 21 sekolah di Sumatera Barat,”sebutnya.

Firdaus juga menceritakan, dalam pengembangan literasi sejak tahun 2010 silam, Harian Umum Rakyat Sumbar telah memiliki 8 angkatan pelajar yang tergabung dalam Bengkel Literasi Rakyat Sumbar. Dari ratusan pelajar binaan Bengkel Literasi tersebut, diantaranya ada yang sudah bekerja, menjadi dosen bahkan ada yang mendirikan perusahaan media dan lembaga pelatihan wartawan.

“Selain membina pelajar dalam kepenulisan, Harian Umum Rakyat Sumbar sejak tahun 2015 juga telah menyediakan rubrik khusus untuk memfasilitas gur-guru dalam menerbitkan karyanya di media cetak. Rubrik tersebut kami beri nama Guru Menulis, rubrik tersebut tetap kami pertahankan hingga saat ini,”ungkap penulis novel berbahasa Minang “Indak Talok Kanai Ati” itu. (edg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here