rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Kapolda Minta Sopir ALS Segera Menyerahkan Diri

Kapolda Minta Sopir ALS Segera Menyerahkan Diri

Padang, rakyatsumbar.id — Kapolda Sumbar, Irjenpol Suharyono, meminta, sopir bus ALS yang melarikan diri setelah bus itu terbalik Senin, (15/4) di Malalak, supaya menyerahkan diri ke kepolisian.

“Driver (pengemudi) yang melarikan diri cepat atau lambat itu akan ketangkap juga, sehingga kami mengimbau segera menyerahkan diri saja, kalau memang untuk aman biar semuanya proses berjalan dengan baik,” kata Suharyono, usai Halal bi halal di Bank Indonesia, jalan Jenderal Sudirman, Rabu, (17/4) siang,

Ia melanjutkan, di mana pun sopir bus ALS itu berada supaya segera menyerahkan diri, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, karena langkah-langkah lidik sidik, maka cepat atau lambat pasti akan tertangkap juga.

“Jadi sekali lagi imbauan saya segera menyerahkan diri kalau memang masih ada disekitar Sumatera Barat atau mungkin di Padang atau di mana pun dia berada,” ucap Suharyono.

Menurut Suharyono, keterangan sopir tersebut akan membantu penyidik lalu-lintas untuk mengungkap faktor-faktor yang menjadi penyebab kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) tunggal itu.

“Kita juga ingin mengetahui pemeriksaan ini dari saksi-saksi termasuk dari sopir itu sendiri apa yang terjadi seperti itu biasanya kan kunci dari suatu pemeriksaan di TKP itu kan pastikan faktor manusianya kalau kendaraannya kita cek ke supirnya, atau mungkin tadi penumpangnya atau saksi saksi yang melihatnya seperti itu,” ungkap Suharyono.

Ia menyampaikan, faktor-faktor kecelakaan itu yakni, pertama human error (kesalahan manusia), kedua kendaraanya, ketiga cuaca , keempat situasi dan kondisi lingkungannya, kelima rambu rambu lalu lintasnya

“Kita akan mendalami sampai sejauh itu. Tapi karena jalan juga menurun dan juga licin dan jam  15.30 itu juga kondisi dan situasi cuaca dan seterusnya,” sebutnya.

Selain itu, sambung Suharyono, ia telah menginstruksikan para Kapolres/Kapolresta, supaya mengurai simpul-simpul kemacetan, agar tidak terjadi lagi hal serupa.

“Juga masih arus balik, masih padat di wilayah Sumatera Barat agar tidak terjadi lagi kecelakaan serupa itu, untuk mengimbau agar pengendara juga lebih berhati hati dan waspada,” imbuhnya.

Ia mengakhiri, penerapan jalur satu arah (one way) telah berakhir,  Operasi Ketupat Singgalang 2024 juga sudah berakhir, tetapi bukan berarti  anggota ditarik sehingga mengurangi kewaspadaan.

“Tetap sampai hari ini anggota belum kami tarik masih ada di lapangan juga, terutama memantau jalan raya,” pungkasnya. (byr)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *