Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK; Lampaui Target Nasional

Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra, saat kegiatan di Kota Padang, Minggu (1/11).

Padang, rakyatsumbar.id — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra mengatakan tingkat inklusi keuangan di wilayahnya pada 2026 mencapai 95,37 persen.

“Angka tersebut melampaui tingkat inklusi keuangan nasional sebesar 93,61 persen. Ini berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK)  2026,” kata Roni, melalui siaran pers, Rabu, (4/11).

Ia melanjutkan, OJK terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat untuk mengimbangi perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan formal.

“Capaian inklusi keuangan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat,” ucap Roni

Namun, sambung Roni, peningkatan akses keuangan perlu berjalan seiring dengan pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan risiko produk keuangan.

“Capaian ini menunjukkan semakin banyak masyarakat Sumatera Barat yang telah memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan formal,” ungkapnya.

Ia menilaia, yang menjadi tantangan tidak hanya membuka akses keuangan, tetapi juga memastikan masyarakat memahami manfaat, risiko, hak, dan kewajiban dalam menggunakan produk keuangan.

“Peningkatan literasi keuangan menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dari berbagai aktivitas keuangan ilegal, termasuk investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan penipuan digital,” pungkasnya. (byr)