PADANG, Rakyat Sumbar — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat menerima kunjungan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Andalas dalam kegiatan institution visit yang dirangkaikan dengan showcase UMKM binaan, Jumat (8/5), di Aula Lantai III Kanwil DJPb Sumbar.
Kegiatan bertema “Generasi Sadar APBN, Pilar Fiskal Masa Depan” itu diikuti sekitar 95 mahasiswa Universitas Andalas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi publik terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), perkembangan ekonomi regional, serta peran DJPb dalam menjaga stabilitas fiskal daerah.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Dody Fachrudin, menegaskan mahasiswa memiliki posisi strategis dalam meningkatkan literasi publik mengenai keuangan negara.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal APBN, terutama dalam memastikan bahwa pengelolaan anggaran negara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Muhammad Dody Fachrudin.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan materi mengenai kebijakan APBN, perkembangan ekonomi nasional dan fiskal regional, pelaporan dan pertanggungjawaban APBN, hingga penguatan peran DJPb sebagai Treasury, Regional Economist, dan Financial Advisor (TREFA).
Materi disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Pelaksanaan Anggaran IB Esanov Putra, Kepala Seksi Pelaksanaan Anggaran IIA Abdullah Al Mizan, Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (PAPK) Bayu Agatyan, serta Pelaksana pada Seksi Kepatuhan Internal Alvin Alfarisi. Diskusi dipandu moderator Ery Setyawan selaku Analis Perbendaharaan Negara Ahli Muda Kanwil DJPb Sumbar.

Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai fungsi APBN sebagai instrumen stabilisasi ekonomi dan pentingnya harmonisasi belanja pemerintah pusat dan daerah di tengah dinamika ekonomi global.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan fiskal, defisit APBN, hingga tantangan DJPb dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Narasumber menjelaskan bahwa DJPb tidak hanya menjalankan fungsi penyaluran anggaran, tetapi juga melakukan analisis terhadap efektivitas belanja negara agar mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Selain itu, DJPb terus mendorong percepatan realisasi belanja untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Tidak hanya edukasi fiskal, kegiatan itu juga menghadirkan showcase UMKM binaan Kanwil DJPb Sumbar seperti NM Kuliner, Nosan Boga Mandiri, dan Pempek Anissa. Kehadiran UMKM tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha lokal sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Wakil Presiden BEM KM Universitas Andalas, Muhammad Firdan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, mahasiswa mendapatkan pemahaman baru mengenai peran DJPb dalam pengelolaan keuangan negara dan pembangunan daerah.
“Sambutannya sangat luar biasa dan materinya yang inspiratif. Teman-teman jadi lebih mengenal DJPb, memahami perannya, serta bagaimana keuangan negara mengalir hingga ke daerah,” katanya.
Firdan berharap kolaborasi antara Kanwil DJPb Sumbar dan Universitas Andalas dapat terus berlanjut melalui kegiatan diskusi, penelitian, maupun program magang mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat berharap literasi publik terkait APBN dan pengelolaan keuangan negara semakin kuat, sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. (*)





