Gen Z Diajak Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas

Wakil Ketua Komisi V, DPRD Provinsi Sumbar H. Nurfirman Wansyah, A. Pt. MM saat kegiatan Sosialisasi LGBT di SMAN 1 Solok Selatan, Selasa (18/08/2026).
Wakil Ketua Komisi V, DPRD Provinsi Sumbar H. Nurfirman Wansyah, A. Pt. MM saat kegiatan Sosialisasi LGBT di SMAN 1 Solok Selatan, Selasa (18/08/2026).

Muara Labuh, rakyatsumbar.id–Kedepan melalui pemahaman yang benar diiringi dengan keberanian, para generasi muda diyakini dapat menghindari ajakan penyalahgunaan narkoba serta perilaku menyimpang.

Beranjak dari semangat itu pula, Wakil Ketua Komisi V, DPRD Provinsi Sumbar H. Nurfirman Wansyah, A. Pt. MM melalui Seminar Anti LGBT dan Narkoba bagi generasi Z di SMA Negeri 1 Solok Selatan akan betul-betul bisa terhindar generasi pendidikan di daerah tersebut dari pengaruh narkoba dan perilaku menyimpang.

Kegiatan seminar dengan Tema Gen Z Smart Choice yang dilaksanakan di aula SMA Negeri 1 Solok Selatan, Selasa (18/08/2026) itu, turut menghadirkan pembicara Kakan Kemenag Solsel, Fitriyoni, SH. MH, Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polres Solok Selatan Aipda Indra Jaya dan H. Nurfirman Wansyah, A.Pt. MM.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala SMA Negeri 1 Solsel Mairisna, para Wakil Kepala Sekolah, majelis guru dan ratusan siswa sekolah tersebut serta Ketua KAN Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu, Sarbaini Dt. Tambijo.

Nurfirman Wansyah dikesempatan itu mengatakan bahwa kegiatan seminar yang berbungkus Reses Anggota DPRD Sumbar ini hendaknya dapat membekali mental generasi Z untuk tegas menolak ajakan penyalahgunaan narkoba serta perilaku menyimpang.

Artinya kedepan Gen Z yang hebat tersebut dapat menentukan masa depan dengan harapan melalui kegiatan seminar akan dapat memotivasi anak muda agar fokus pada pencapaian akademik, keterampilan positif, dan perencanaan hidup yang matang.

Harapan lainnya, Gen Z Solok Selatan, khususnya siswa SMA Negeri 1 Solsel memiliki peran strategis sebagai agen pelopor perubahan, melalui gaya hidup yang sehat tanpa narkoba di lingkungan sekolah maupun di pergaulan sosialnya.

“Melalui kegiatan reses dan seminar bagi generasi muda ini hendaknya menjadi salah satu sarana penyerapan aspirasi sekaligus edukasi publik bagi kami sebagai wakil rakyat dari Dapil 7 Sumbar,” harapnya.

Ia juga mengatakan, tujuan kegiatan ini agar dapat mengarahkan remaja untuk kritis dalam memilah informasi serta selektif terhadap pengaruh pergaulan bebas di lingkungan sekitar dan berani menolak semua tindakan yang mengarah pada perilaku menyimpang dan penyalahgunaan narkoba,” pintanya.

Kepala Kemenag Solok Selatan Fitriyoni mendorong lahirnya generasi pendidikan yang berilmu pengetahuan serta berbudi pekerti mulia.

Sedangkan Polres Solsel menurut Aipda Indra Jaya senantiasa tidak akan memberi ruang pada para pelaku dan penyalahgunaan narkoba serta yang berperilaku menyimpang.

“Pada tahun 2026 ini, kasus Narkoba yang tengah ditangani pihak Polres Solsel tercatat sudah sebanyak 24 kasus,” jelasnya.

Keberhasilan dalam pemberantasan dan peredaran Narkoba, maupun tindakan perilaku menyimpang di Solsel, tidak akan bisa sukses, kalau hanya ditangani pihak kepolisian saja. “Artinya peran serta dan keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan, sehingga persoalan Gen Z yang terlibat Narkoba dan perilaku menyimpang dapat teratasi,” harapnya.

Dikesempatan itu, Kepala SMA Negeri 1 Solsel, Mairisna menyampaikan apresiasi pada Wakil Rakyat yang sudah peduli pada generasi muda di daerah ini, khususnya untuk antisipasi penyalahgunaan Narkoba dan perilaku menyimpang, dengan telah melaksanakan kegiatan seminar di sekolah.

“Apresiasi dan terimakasih juga disampaikan pada pihak Polres Solsel dan Kementerian Agama Solsel yang turut ambil bagian berbagai ilmu dan memotivasi siswa agar jangan terjerat persoalan yang dapat merugikan siswa sendiri, ” tutupnya. (juf)