19/08/2022
Beranda » Covid-19 Bukan Konspirasi

Covid-19 Bukan Konspirasi

Masyarakat Jangan Anggap Sepele

Padang, rakyatsumbar.co.id Corona Virus Disease (Covid-19) menjadi pandemi yang harus dihadapi oleh negara-negara di belahan dunia. Tak terkecuali Indonesia, berbagai cara dan upaya telah dilakukan dalam upaya memutus mata rantai pendistribusian virus ini di tengah  masyarakat.

Dibalik usaha pemerintah dalam memerangi Covid-19, sangat disesalkan masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa virus ini hasil dari konspirasi negara-negara adidaya yang merencanakan niat jahat terhadap masyarakat dunia. Teori-teori konspirasi menyebar dengan luasnya  yang menyatakan ada rencana jahat yang berkaitan dengan tersebarnya virus ini.

Staff pengajar di Fakultas Kedokteran Unand Mohamad Reza, MD, PhD saat diwawancarai Harian Rakyat Sumbar membantah Covid-19 merupakan hasil sebuah konspirasi. Menurut alumni Universitas Kedokteran Jichi, Jepang ini, Covid-19 merupakan jenis virus baru yang masih belum dikenal oleh sistem kekebalan tubuh kita, Minggu (31/05/2020).

“Virus ini bukan hasil konspirasi, dan rekasaya. Respon tubuh terhadap virus ini bisa saja ringan dan tidak bergejala, namun bisa juga berat dengan pneumonia dan gagal nafas atau respiratory distress. Saya meminta masyarakat menanggapi dengan serius virus ini dengan cara mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ucapnya.

Lebih lanjut, Reza menghimbau masyarakat agar mematuhi PSBB yang dijalankan oleh pemerintah. PSBB jelas bertujuan memutus penyebaran cluster dari Covid-19 itu sendiri.

“Saya pernah mengalaminya, rasanya seperti tenggelam, susah nafas dan ingin mencari udara (air hunger). Jika mendapati hal seperti ini, tentu sangat mengancam jiwa dan bisa berakibat fatal,” tambahnya.

Dosen dengan penampilan selalu gondrong ini berharap masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang berhenti menyepelekan Covid-19, apalagi pemprov sedang mengodok persiapan menghadapi new normal.

“Selalu lakukan protokol kesehatan Covid-19, dengan cara fisical distancing
Selalu menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan menghentikan kebiasaan mengusap muka, hidung dan mata dengan tangan, memakai masker, dan hindari kerumunan. New normal memang sebuah keharusan, tetapi melakukan langkah pencegahan dengan menjalankan protokol kesehatan selama beraktivitas tetap di jalankan,” tutupnya. (edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.