Sijunjung, rakyatsumbar.id–Diperkirakan ada sekitar 12 orang tertimbun di lokasi tambang emas Ilegal ddi jorong Taratak Botung, Nagari Padang Laweh, Koto VII, Sijunjung, Kamis (14/05/2026).
Informasi dari berbagai sumber, kecelakaan tambang manual (Dompeng-red) milik masyarakat, menimpa para pekerja tambang yang sedang melakukan aktivitas penambangan.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lokasi kejadian, telah ditemukan sebanyak delapan orang korban dengan identitas, Ujang Kandar (40), Haris (23), Atan (20), Baim (17), Acai (43), Ditol (40), Madi (24) dan Diok (22).
Korban telah di bawa ke Puskesmas Tanjung Ampalu dan di ambil oleh pihak keluarga, proses pencarian dilakukan oleh masyarakat bersama tim terkait.
Adapun dugaan sementara penyebab terjadinya tanah longsor tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan tebing di area tambang runtuh dan menimbun para pekerja yang sedang beraktivitas di lokasi.
Menurut Usman, salah seorang saksi di lokasi kejadian, ada dua belas korban yang ada di lokasi.
“Saat ini masih dalam penanganan dan perkembangan lebih lanjut masyarakat dan tim penyelamatan dari berbagai unsur,” jelas Usman. (air)





