Porprov Sumbar 2026: Kota Solok Koleksi 158 Medali, 61 Emas dan Optimis Dua Besar

Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon Menyerahkan Bonus kepada Atlit yang meraih mendali emas.
Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon Menyerahkan Bonus kepada Atlit yang meraih mendali emas.

Solok,rakyatsumbar.id,-Kontingen Kota Solok mencetak sejarah di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan perolehan medali yang mengukuhkan posisinya di jajaran teratas, 61 Emas, 49 Perak, 48 Perunggu dengan158 Medali.

Data ini merupakan rekapitulasi resmi seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, membuktikan kekuatan kontingen Kota Solok menyebar luas, bukan bergantung pada satu atau dua cabang saja.

Cabang penyumbang emas terbanyak adalah renang atau aquatik 12 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu dengan total 26 medali. Kemudian disusul kontingen angkat besi 10 Emas, 5 Perak, 8 Perunggu dengan total 23 medali.

Lalu, Taekwondo 5 Emas, 2 Perak, 6 Perunggu dengan total 13 medali. Wushu 5 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dengan total 9 medali. Atletik 4 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu dengan total 9 medali.

Selanjutnya, Muaythai 4 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu dengan total 8 medali. Gulat 3 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu dengan total 8 medali. Panahan 1 Emas, 6 Perak, 4 Perunggu dengan total 11 medali. Pencak Silat 1 Emas, 1 Perunggu dengan total 2 medali. Binaraga 1 Emas, 2 Perak, total 3 medali. Angkat Berat 1 Emas. Menembak 4 Emas, 2 Perak, 4 Perunggu dengan total 10 medali.

Cabang penyumbang medali konsisten diantaranya, Gimnastik 4 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu, Total 10 medali. Petanque 1 Emas. Tenis Lapangan 2 Emas. IMI (Balap Motor) 2 Emas, 2 Perak, Total 4. Biliar 1 Perak. Bridge 1 Emas, 1 Perak. Kabaddi 1 Perak, 3 Perunggu. Mix Martial Art 1 Emas, 2 Perak. Pickleball 1 Perak, 1 Perunggu. Futsal, Sepaktakraw, Tinju, Bola Voli, Bola Basket semuanya tampil berjuang, memberikan yang terbaik.

Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon menyebutkan, ini sejarah yang ditulis bersama. Ia juga menyambut capaian ini dengan rasa syukur sekaligus kebanggaan tersendiri. Baginya, angka 158 medali bukan sekadar statistik melainkan bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara bertahap, konsisten, dan menyeluruh akhirnya membuahkan hasil.

“61 emas, 49 perak, 48 perunggu dengan total 158 medali. Angka ini berbicara banyak. Ia mengatakan bahwa olahraga di Kota Solok tidak tumbuh di satu tempat saja, tidak dipegang oleh satu kelompok saja. Ia tumbuh merata, di kolam, di lapangan, di gelanggang, di lintasan. Ini adalah hasil kerja bertahun-tahun, dan hari ini kita melihatnya berbuah manis.” sebutnya, Kamis (8/10) malam.

Rudi Horizon menegaskan, keberhasilan ini bukan milik pengurus atau atlet semata, melainkan milik seluruh warga Kota Solok.

“Di balik setiap medali ada cerita yang tidak semua orang lihat. Ada pagi-pagi buta latihan, ada lelah yang disembunyikan, ada keluarga yang rela berkorban, ada pelatih yang sabar membimbing. KONI Kota Solok hanya menjadi wadah, yang mewujudkan semangat ini adalah mereka yang turun ke lapangan, dan masyarakat yang selalu mendukung dari rumah.”ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berjuang, atlet, pelatih, official, Dispora, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Kota Solok. Kalian membuktikan bahwa kita mampu berdiri sejajar dengan daerah mana pun. Terima kasih kepada para pelatih tanpa kesabaran dan keahlian mereka, keemasan ini tidak akan terukir. Terima kasih kepada pemerintah dan seluruh warga, dukungan masyarakat bahan bakar yang tak pernah padam.” tegasnya.

Meski capaian sudah luar biasa, Rudi Horizon mengingatkan bahwa perjuangan belum berakhir. Ajang masih berjalan, dan semangat tidak boleh surut.

“Kita sudah menulis sejarah. Tapi lembaran ini belum ditutup. Tetaplah rendah hati, tetaplah fokus, dan jaga kekompakan seperti yang telah dilakukan sejauh ini. Kejayaan ini bukan milik satu orang, ini milik kita semua, dan harus kita jaga bersama.” katanya.

“Kepada seluruh atlet yang masih bertanding, berikan yang terbaik. Tidak ada yang perlu ditakutkan, kalian sudah membuktikan bahwa Kota Solok punya kemampuan. Tampilkan semangat, tunjukkan sportivitas, dan pulanglah dengan kepala tegak. Karena kalian sudah membanggakan kami.”tambahnya. (**)