Jakarta, rakyatsumbar.id – Momentum Bazar Ramadan 2026 yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadi ajang istimewa bagi pelaku UMKM nasional untuk memperkenalkan kualitas terbaik produknya.
Salah satu brand yang mencuri perhatian dalam gelaran tahun ini adalah Rendang Gadih, UMKM asal Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan rendang berkualitas sejak 2015.
Bernaung di bawah PT Gadih Minang Anugerah, Rendang Gadih lahir di Payakumbuh, kota yang dikenal sebagai salah satu sentra kuliner Minangkabau.
Mengusung tagline perusahaan Modern and Hygienic, Rendang Gadih memadukan resep autentik turun-temurun dengan proses produksi yang terstandar dan higienis, sehingga mampu menghadirkan produk rendang yang praktis tanpa menghilangkan kekayaan rasa aslinya.
Keikutsertaan Rendang Gadih dalam Bazar Ramadan 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat komitmen mendukung industri dalam negeri. Dalam ajang ini, Rendang Gadih menampilkan lini produk unggulannya, mulai dari rendang siap makan, bumbu rendang instan, bumbu kalio, hingga aneka camilan khas Minang.
Produk rendang siap makan Rendang Gadih diproses menggunakan teknologi vakum sterilisasi sehingga mampu bertahan hingga satu tahun pada suhu ruang tanpa bahan pengawet kimia dan tanpa MSG. Dengan pilihan varian pedas dan tidak pedas, produk ini menjadi solusi praktis untuk kebutuhan sahur, berbuka, maupun hantaran Lebaran.
Sementara itu, bumbu rendang instan dan bumbu kalio yang diproduksi langsung di Payakumbuh dirancang untuk memudahkan masyarakat memasak hidangan khas Minang dengan cita rasa konsisten. Tanpa MSG dan tanpa pengawet kimia, bumbu ini tetap mengutamakan kualitas rempah asli Indonesia.
Direktur PT Gadih Minang Anugerah menyampaikan bahwa partisipasi dalam Bazar Ramadan DWP Kemenperin merupakan kebanggaan tersendiri.
“Sejak berdiri pada 2015, kami berkomitmen membawa rendang khas Minang ke pasar yang lebih luas dengan standar produksi modern dan higienis. Bazar ini menjadi wadah tepat untuk menunjukkan bahwa UMKM daerah mampu menghadirkan produk berkualitas nasional,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung terhadap Rendang Gadih terlihat dari tingginya minat terhadap produk siap makan dan paket bundling Ramadhan. Banyak pengunjung mengapresiasi kepraktisan produk yang tetap mempertahankan rasa autentik khas Minangkabau.
Tidak sedikit pula yang menjadikan Rendang Gadih sebagai pilihan hampers Lebaran karena daya tahannya yang lama dan kemasan premium yang elegan.
Sebagai UMKM Sumatera Barat, Rendang Gadih tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga berperan dalam memberdayakan tenaga kerja lokal dan memperkuat rantai pasok bahan baku dari petani serta pemasok rempah daerah.
Produksi yang dilakukan langsung di Payakumbuh menjadi bentuk nyata kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui partisipasinya di Bazar Ramadan 2026, Rendang Gadih menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, serta mendukung gerakan bangga buatan Indonesia. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, Rendang Gadih berharap dapat menjadi bagian dari tradisi sahur dan berbuka masyarakat Indonesia, sekaligus membawa cita rasa Minang yang modern dan higienis ke lebih banyak keluarga di seluruh nusantara. (*)





