27 Enumerator akan Survey 1.670 Penyuluh Agama di Sumbar

1196
Kakanwil Kemenag Sumbar H. Syamsuir saat memberikan ucapan selamat datang kepada peseta briefing.

Padang, rakyatsumbar.id–Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatra Barat (Kemenag) Sumbar khususnya Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) menggelar Briefing Pemetaan Penyuluh Agama Islam yang dihadiri langsung Staf Khusus Menteri Agama, KH Hasanuddin Ali dan Direktur Penais yang diwakili Kasi Penyuluh, H. Amirullah di Hotel Pangeran City Padang, Selasa (24/08/2021).
Ucapan selamat datang dan deretan sekapur sirih dihantarkan Plt. Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Syamsuir kepada seluruh peserta Briefing terkhusus Stafsus dan rombongan pada pembukaan kegiatan yang melibatkan duapuluh tujuh orang petugas survei pengumpul data di lapangan (enumerator) yang tersebar di masing-masing kabupaten dan kota di Sumbar.
Didampingi Kepala Bidang Penaiszawa dan Kasi terkait, H. Syamsuir membeberkan jumlah Penyuluh Agama Islam di wilayah kerjanya yaitu 1.670 orang yang akan menjadi sasaran survey dari para enumerator dalam rentang beberapa hari.
“Seluruh penyuluh di wilayah kerja kami, 1400 orang Non PNS dan 270 orang PNS, siap bekerjasama dengan seluruh enumerator terkait sebagai bentuk tindak lanjut program prioritas Menteri Agama dalam meningkatkan peran dan fungsi penyuluh agama islam di tengah-tengah masyarakat demi NKRI,” tambah Syamsuir.
Pada kesempatan berikutnya, Stafsus Menag, KH Hasanuddin Ali menjelaskan Sumatra Barat merupakan satu dari delapan provinsi yang dipilih Menteri dalam memberikan penguatan dan pencerahan terhadap kapasitas Penyuluh Agama Islam yang juga akan berkaitan dengan kesejahteraan seluruh Penyuluh terutama yang Non PNS.
“Kenapa penyuluh karena wajah Kementerian Agama itu juga ada pada kinerja Penyuluh tersebut. Oleh karena itu Gus Menteri menginginkan kesejahteraan (honorarium) penyuluh disesuaikan dengan UMR masing-masing daerah yang juga akan berkolerasi dengan peningkatan kinerja serta kualifikasi penyuluh,” bebernya lagi.
Stafsus juga mengatakan seluruh peningkatan kesejahteraan dan kapasitas tersebut juga diiringi dengan komitmen seluruh penyuluh dalam menyokong penuh program Kemenag dalam mengayomi umat.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, dilaksanakanlah pemetaan ini untuk melihat sejauh mana kapasitas penyuluh yang ada dan apa saja yang perlu ditingkatkan ke depannya. Diharapkan enumerator mampu mengemban tugas ini sehingga diperoleh data yang diharapkan,” tandas Stafsus tersebut. (cr4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here