Padang, rakyatsumbar.id— Walikota Padang mengaku bangga dengan kolaborasi dua yayasan yang peduli dengan anak yatim.
Hal sama juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST MT saat penyerahan beras yatim dari Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (Mycare) di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS), Perum Mitra Utama 2 Kelurahan Banuaran Nan XX, Lubuk Begalung, Padang, Jumat (13/02/2026).
Selain Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya dan H. Rusdi, penyerahan beras untuk 46 anak yatim itu juga dihadiri Camat Lubuk Begalung yang diwakili Lurah Banuaran Nan XX, Devrison, ST, Bhabinkamtibmas Banuaran, Aipda Dian Wihendro Ratno, orang tua/wali anak yatim dan para anak yatim yang menerima bantuan.
Dalam penyerahan bantuan, Ketua Yayasan Mycare, H. Rayusman, SP didampingi Koordinator Program MYCare, Marjan Suwandi Datuk Parmato Dirajo.
Kegiatan yang dipandu Pembina yBAS, Saribulih ini juga hadir Ketua yBAS, Zetri Murni, SS, Koordinator Jumat Berkah Berbagi (JBB) yBAS yang juga Sekretaris yBAS, HerwatyTaher dan tim kreatif yBAS. Yakni, Ermasniarti, Cica Susanti, Putri Surati, Olvy Runtuwarow
Eri Sendjaya menegaskan kegiatan seperti harus didukung oleh semua pihak. Malahan, dia siap berkontribusi untuk mendukung program yang ada di yayasan ini.
“Kita akan ikut memberi dukungan. Karena, kegiatan yang dilaksanakan yayasan ini juga membantu program Pemko Padang,” ujarnya.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Eri Sendjaya untuk menjelaskan persoalan pemutusan PBI BPJS yang lagi viral. Dia tegaskan, jika ada pemutusan urus selagi masih sehat.
Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Padang, H. Rusdi berharap kolaborasi antara Yayasan Mycare dan yBAS terus berlanjut. Karena, para anak yatim sangat menanti program ini setiap saat.
“Seperti halnya, Jumat Berkah Berbagi yBAS yang selalu ditunggu para anak yatim. Kita berharap ini juga dilakukan secara rutin. Kita di DPRD Padang akan memberi dukungan pada lembaga masyarakat yang memberikan kontribusi pada warga. Ini akan kita sampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan mitra kerja komisi IV,” ujar H. Rusdi, yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini.
Camat Lubuk Begalung yang diwakili Lurah Banuaran Nan XX, Devrison, ST menyambut baik usulan Pembina yBAS, Saribulih terkait menghilangkan imej jamaah barcode.
Dia tidak menampik, para murid SD dan SMP hanya ramai shalat hari Senin sampai Jumat. Sementara, Sabtu dan Ahad masjid dan mushalla terasa sepi.
“Mengenai forum pengurus masjid dan mushalla untuk menciptakan daya tarik masjid untuk anak-anak sangat penting. Agar, setiap mendengar adzan, anak-anak langsung menuju masjid. Ini harus ada jalan keluarnya,” ujar Devrison.
Ketua yayasan Mycare Rayusman mengatakan penyerahan beras ini merupakan program Gerakan Beras Yatim Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (GerastiM MY-Care).
Malahan, program GerastiM MY-Care ini sudah berlangsung hampir pada 35 kelurahan yang ada di Kota Padang.
Koordinator JBB yBAS Herwaty Taher sangat berterimakasih pada Yayasan Mycare atas penyaluran beras yatim yang kedua kali di yBAS. Dia juga mengucapkan terimakasih pada Ilfendry, dr Quinta, Mami Rita Noveri, Andi Bachtiar (RGB) Eka Econan, Marcella Giovani dan salah seorang guru SMPN 6 Padang.
Ucapan terimakasih juga dia sampaikan pada Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian WR dan Febra Meldi, pedagang roti dan beras Pasar Pagi Parak Laweh yang ikut donasi makanan ringan.
“Kami berterimakasih atas kolaborasi dan sinergi untuk anak yatim yang ada di kelurahan Banuaran. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita bersama. Baik bagi memberi maupun menerima,” ujarnya.
Pembina yBAS Saribulih mengatakan berbagai program untuk semua tingkatan usia akan terus digulirkan yayasan Berkah Amal Salih.
Mulai dari pencegahan stunting untuk balita, Tahfizh untuk anak-anak dan remaja. Juga ada program penggalian bakat untuk remaja melalui pusat informasi konseling remaja dan sanggar seni dan tari.
Sementara untuk dewasa dan lansia ada program pengembangan ekonomi kreatif. Seperti pelatihan fashion designer, kuliner dan pelatihan merangkai bunga menggunakan stocking.
“Bahkan, sekolah lansia setia Banuaran telah memasuki pertemuan ke 10. Sekolah ini merupakan kerjasama dengan BKKBN Sumbar,” ujar Saribulih yang juga owner spiritsumbar.com itu.
Yayasan berkah amal salih juga memiliki kelompok siaga bencana (KSB) Mitra Utama. Untuk membantuk para korban yang terkena bencana.
“Terakhir, kita memberi bantuan pada korban bencana Palembayan, Agam,” ujar Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini. (edg)





