DAERAH  

TP PKK Agam Nyalakan Gerakan Literasi hingga ke Jorong

Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam menegaskan komitmennya menyalakan gerakan literasi hingga ke seluruh nagari dan jorong. Komitmen itu disampaikan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Hj Merry Benny Warlis.

AGAM, Rakyat Sumbar— Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam menegaskan komitmennya menyalakan gerakan literasi hingga ke seluruh nagari dan jorong. Komitmen itu disampaikan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Hj Merry Benny Warlis, dalam seminar bertajuk Mengembangkan Kepribadian yang Adaptif dan Membangun Budaya Literasi di Era Digital di Aula Balairung Kabupaten Agam, Rabu (12/2).

Di hadapan peserta yang terdiri dari berbagai organisasi perempuan tingkat kabupaten, kecamatan, nagari hingga jorong, Hj Merry menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kita harus tahu apa yang mereka baca, apa yang mereka tonton,” tegasnya.

Menurutnya, tontonan anak-anak perlu dituntun dan bacaan mereka harus diarahkan. Tanpa pendampingan yang memadai, anak akan kesulitan memilah informasi yang bermanfaat dan yang justru berdampak negatif terhadap perkembangan kepribadiannya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, TP PKK Agam menghadirkan Firdaus Abie, wartawan bersertifikasi Wartawan Utama sekaligus pegiat literasi. Dalam paparannya, Firdaus mengungkap fakta yang cukup memprihatinkan terkait rendahnya minat dan pemahaman baca di kalangan pelajar.

Ia mengutip data yang pernah disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, bahwa tingkat pemahaman pelajar terhadap bacaan yang mereka baca hanya sekitar 15 persen dari keseluruhan isi naskah.

“Kenyataan ini menjadi tanggung jawab bersama dan pekerjaan besar bagi kita semua,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi membangun budaya literasi yang kuat.

Diskusi berlangsung dinamis. Peserta aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta menyampaikan berbagai gagasan untuk memperkuat gerakan literasi di lingkungan masing-masing. Firdaus juga membagikan sejumlah tips sederhana untuk menumbuhkan minat baca, termasuk membangun kolaborasi lintas komunitas dan memanfaatkan ruang-ruang publik sebagai pusat literasi.

Hj Merry berharap, gerakan ini tidak berhenti di seminar semata, melainkan benar-benar tumbuh menjadi gerakan bersama.

“Impian kita, kelak di semua nagari dan jorong, gerakan literasi bisa dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” katanya optimistis.

Pada kesempatan tersebut, penulis muda Sumatera Barat sekaligus pegiat literasi, Zhilan Zhalila, turut menyerahkan sejumlah buku karyanya kepada Hj Merry Benny Warlis sebagai simbol dukungan terhadap penguatan budaya baca di Kabupaten Agam.(*)