Tiga Jenazah Baru Ditemukan, Korban Tewas jadi 16 Orang

Padangpanjang, rakyatsumbar.id–Tiga jenazah korban longsor di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, berhasil dievakuasi tim gabungan Sabtu (29/11/2025) siang.

Dua jenazah ditemukan di dalam sebuah mobil, sementara satu lainnya berada tidak jauh dari lokasi longsoran di area Mega Mendung.

Seluruh korban belum dapat diidentifikasi dan telah dibawa ke RSUD Padangpanjang untuk proses lebih lanjut. Sehingga, jumlah korban tewas longsor di Jembatan Kembar yang berhasil diidentifikasi menjadi 16 orang.

Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga berhasil mengangkat satu unit mobil Toyota Innova berwarna silver yang ringsek berat akibat tertimpa material longsor. Upaya penyisiran masih terus dilakukan di sepanjang akses Jembatan Kembar untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Salah satu jembatan di lokasi kini sudah dapat dilalui kendaraan, sementara akses lainnya masih ditutup karena proses pembersihan material masih berlangsung.

Dari bangunan musala yang terdampak di sekitar lokasi, tim juga berhasil menyelamatkan sejumlah barang yang masih dapat digunakan.

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis, yang turun langsung meninjau proses evakuasi, meminta warga dan keluarga korban agar tetap berada di area aman di bagian atas.

Ia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Kondisi di lapangan masih labil. Tim gabungan bekerja maksimal tanpa henti untuk menuntaskan penyisiran dan memastikan seluruh korban dapat ditemukan. Kami mohon keluarga korban dan warga yang ingin melihat proses evakuasi agar menunggu di tempat yang aman. Serahkan semuanya kepada tim yang sudah terlatih. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegasnya.

Hendri Arnis juga mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP Damkar, PMI, Basarnas, Dinkes, hingga para relawan yang sejak awal berada di lokasi bencana. Ia optimis penanganan lanjutan di area terdampak dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.

Sementara itu, Kapolres Padangpanjang AKBP. Kartyana Widyarso Wardoyo Putro tinjau posko Tim Disaster Victim Identification (DVI) atau identifikasi korban bencana Kota Padangpanjang, Sabtu (29/11/20205).

Kartyana mengungkapkan, korban yang ditemukan saat ini berada di ruang jenazah RSUD Padangpanjang, sedang diadakan proses identifikasi oleh Tim DVI gabungan.

Tim DVI Padangpanjang terdiri dari Biddokkes, dari Reskrim Polres Padangpanjang bidang identifikasi dan dari RSUD.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat yang keluarganya mungkin terkena sapuan bencana banjir bandang di Jembatan Kembar Silaing Bawah dan saat ini belum ditemukan, bisa mencari informasi di ruang jenazah RSUD. (ned)