PADANG  

PPG UNP Perkuat Karakter Lewat Pramuka

Foto bersama saat kegiatan Pembekalan Keterampilan Pramuka PPG UNP.

Padang, Rakyat Sumbar — Sebanyak 534 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Padang mengikuti Pembekalan Keterampilan Pramuka yang digelar selama dua hari, 16–17 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di kampus Pascasarjana UNP Padang tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk calon guru profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sendiri merupakan pendidikan lanjutan yang ditempuh lulusan sarjana guna memperoleh sertifikat pendidik sebagai syarat menjadi guru profesional di Indonesia. Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan pedagogik dan penguasaan materi ajar, tetapi juga pendidikan karakter, etika profesi, dan keterampilan sosial yang dibutuhkan di dunia pendidikan.

Kegiatan pembekalan secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur I SPs UNP, Dr. Indang Dewata, Sabtu (16/5/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seorang guru profesional harus memiliki karakter dan kedisiplinan yang kuat, tidak sekadar mampu mengajar di dalam kelas.

“Guru profesional itu berbeda dengan sekadar pengajar. Untuk turun ke lapangan, calon guru saat ini dibekali dengan keterampilan kepramukaan. Melalui Pramuka, generasi muda dilatih berkarakter, membentuk korsa, sehingga terbentuk disiplin,” ujar Indang Dewata.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembekalan dengan serius sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan saat menjalani profesi sebagai pendidik nantinya.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik apa yang disampaikan instruktur selama pembekalan, sehingga nantinya dapat diterapkan di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi PPG SPs UNP, Dr. Andromeda, menjelaskan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan program wajib dalam pendidikan profesi guru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun nilai kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian sosial bagi calon guru.

“Kegiatan pramuka bukan kegiatan pelengkap, tetapi kegiatan wajib. Melalui pendidikan kepramukaan diharapkan mahasiswa calon guru profesional mendapatkan nilai-nilai karakter kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin,” katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa PPG tidak hanya dituntut menguasai kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki profesionalitas dan karakter yang baik.

“Mahasiswa PPG tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga profesionalitas dan pendidikan karakter,” ujarnya.

Menurut Andromeda, sebanyak 534 peserta dibagi ke dalam 12 kelompok selama pelaksanaan kegiatan. Ia berharap pembekalan tersebut mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kepemimpinan mahasiswa sebagai bekal ketika menjadi guru di sekolah.

“Melalui pembekalan keterampilan kepramukaan ini diharapkan mahasiswa mampu membangun kerja sama, kolaborasi, kepemimpinan, rasa sosial, dan tanggung jawab,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni pemberian materi teori di ruang kuliah Pascasarjana UNP pada hari pertama dan praktik lapangan serta outbound di Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP pada hari kedua.

“Setelah kegiatan, semua peserta sangat mengapresiasi kegiatan, karena lokasi kegiatan sangat nyaman. Sampah-sampah juga tidak ada. Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana di gedung PPG lagi,” tuturnya.

Di sisi lain, Koordinator Tim Instruktur Lapangan, Dr. Candrianto, bersama Kepala Pusdiklatda, Titik Susiani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut difasilitasi oleh 16 pelatih pembina Pramuka dari Kwartir Daerah Sumatera Barat.

“Kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama teori di dalam ruangan dan hari kedua praktik lapangan serta outbound,” kata Candrianto.

Ia menambahkan, seluruh peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pembekalan keterampilan kepramukaan.

“Di akhir kegiatan peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai tanda telah mengikuti pembekalan keterampilan kepramukaan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, SPs UNP berharap dapat melahirkan guru-guru profesional yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi peserta didik di masa depan. (edg)