Padang, Rakyat Sumbar — Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026. Dukungan itu ditegaskan dalam audiensi panitia BOM Run 2026 dengan jajaran Pemko Padang sekaligus melaporkan kesiapan grand launching yang akan digelar pada Minggu, 12 April 2026.
Audiensi tersebut dipimpin Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, didampingi Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek. Keduanya menyampaikan progres kesiapan event yang diproyeksikan menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Sumatera Barat tahun ini.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan komitmen penuh Pemko Padang untuk mendukung suksesnya BOM Run 2026.
“BOM Run ini sudah ditetapkan jadwalnya pada 7, 8, dan 9 Agustus. Ini event besar yang membutuhkan koordinasi dan kolaborasi semua pihak. Pemerintah Kota Padang mendukung penuh, dan kami akan dorong sinergi dengan dinas terkait agar pelaksanaannya berjalan sukses,” ujar Maigus Nasir.
Menurut Maigus, BOM Run bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat citra Padang sebagai kota yang tertib, bersih, ramah wisatawan, dan siap menjadi tuan rumah event nasional.
“Padang harus tampil tertib dan bersih. Peserta yang datang harus merasakan kenyamanan, keamanan, dan kesan baik selama berada di kota ini,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu turut hadir Asisten III Setdako Padang yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Corri Saidan. Ia menegaskan kesiapan Pemko dalam mendukung teknis pelaksanaan, mulai dari pengamanan rute, rekayasa lalu lintas, kebersihan kawasan, hingga dukungan fasilitas publik.
“BOM Run punya potensi besar menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus dimatangkan sejak sekarang,” kata Corri.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Padang, Feri Mulyani Hamid, menilai BOM Run merupakan event strategis karena menggabungkan olahraga, promosi budaya, serta penguatan ekonomi lokal.
“Event ini harus jadi panggung untuk memperkenalkan wajah Padang yang ramah, budaya yang kaya, kuliner yang khas, dan UMKM yang kreatif,” ujarnya.
Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, menyampaikan bahwa grand launching 12 April akan menjadi titik awal kampanye besar untuk menggaet peserta dari berbagai daerah, sekaligus membangun antusiasme masyarakat.
“Grand launching nanti bukan sekadar seremoni. Ini awal gerakan bersama untuk menyukseskan BOM Run sebagai event kebanggaan Kota Padang dan Sumatera Barat,” kata Revdi.
Sementara itu, Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek, menegaskan bahwa BOM Run 2026 merupakan wujud komitmen alumni SMA Negeri 3 Padang untuk memberi kontribusi nyata bagi daerah.
Menurut Yulviadi, PB Ikasmantri telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 001/SK-BR/II/2026 tentang Penetapan Panitia Pelaksana Inti Kegiatan BOM Run 2026 sebagai bentuk keseriusan menyiapkan event ini secara profesional.
Dalam SK tersebut, Revdi Iwan Syahputra ditetapkan sebagai Ketua Pelaksana, didampingi Sri Hayati sebagai Wakil Ketua dan Zulhendri Togo sebagai Sekretaris. Struktur kepanitiaan juga diperkuat Adril Syukri dan Adek Mona sebagai Wakil Sekretaris, Cindy Andriyani di sekretariat, dr. Gina Septivani sebagai Bendahara, serta Benny Asril sebagai Wakil Bendahara.
“BOM Run ini bukan sekadar lomba lari, tapi ruang kolaborasi besar untuk olahraga, pariwisata, UMKM, dan promosi daerah. Alumni siap mendukung penuh,” ujar Yulviadi.
Selain lomba lari, BOM Run 2026 juga akan menghadirkan promosi kuliner khas Minang, produk UMKM, hiburan, serta kemungkinan kehadiran tokoh nasional dan penulis ternama untuk memperluas gaung promosi event.
Dengan dukungan kuat dari Pemko Padang, PB Ikasmantri, komunitas lari, dan masyarakat, BOM Run 2026 diyakini akan menjadi event sport tourism unggulan yang memberi dampak ekonomi dan sosial nyata bagi Sumatera Barat.(*)





