Jakarta,rakyatsumbar.id — MUFG Bank, Ltd. Kantor Cabang Jakarta (MUFG Indonesia) bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana di sejumlah wilayah Sumatera.
Donasi tersebut disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) sebagai bagian dari kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan makanan siap saji yang disesuaikan dengan kebutuhan para penyintas, terutama di tengah keterbatasan fasilitas pengolahan makanan pascabencana.
Managing Director, Head of HR & Banking Operations MUFG Indonesia, Dadi Arif Darmawan, mengatakan bahwa donasi tersebut merupakan wujud solidaritas karyawan MUFG Indonesia yang dikolaborasikan dengan Danamon untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.
“Melalui kolaborasi bersama Danamon dan LAZISMU, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana yang berkelanjutan,” ujar Dadi dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025)
Senada dengan itu, Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon, Herry Hykmanto, menegaskan bahwa penyaluran donasi tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas serta mendukung proses pemulihan mereka,” kata Herry.
Donasi yang disalurkan terdiri atas 100 paket sembako dan makanan siap saji yang merupakan kontribusi karyawan MUFG Indonesia, serta 1.200 paket yang bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Danamon. Seluruh bantuan tersebut disalurkan pada 23 Desember 2025.
Penyaluran dilakukan di empat wilayah terdampak bencana, yakni Kabupaten Agam di Sumatera Barat, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Tapanuli Tengah di Sumatera Utara, serta Kabupaten Bireuen di Aceh. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Danamon dan LAZISMU di masing-masing daerah.
Melalui kolaborasi ini, MUFG Indonesia dan Danamon menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pemulihan jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rls/mul)





