PADANG  

Macet 20 Jam Pasca Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satlantas Polres Solok Terapkan Sistem Buka–Tutup

Macet 20 Jam Pasca Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satlantas Polres Solok Terapkan Sistem Buka–Tutup (foto/Jefrimon)

Solok,Rakyat Sumbar – Pasca kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Panorama 2 Sitinjau Lauik pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dan melibatkan empat kendaraan, arus lalu lintas di jalur Padang–Solok mengalami kemacetan parah hingga lebih dari 20 jam.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Solok bergerak cepat melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan Batas Kota Solok–Padang, Aie Sirah, Kecamatan Gunung Talang dengan menerapkan sistem buka–tutup arus kendaraan.

Kasat Lantas Polres Solok, IPTU Rido, S.H., M.H., mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari dua arah yang terdampak kemacetan panjang akibat insiden di Sitinjau Lauik.

“Kami menerapkan sistem buka–tutup untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, mengingat jalur dari arah Padang menuju Solok sempat tersendat cukup lama pasca kecelakaan beruntun. Dengan pola ini, arus kembali terkendali dan penumpukan panjang dapat dicegah,” tegas IPTU Rido.

Selain melakukan rekayasa arus, personel Satlantas juga memberikan imbauan Kamseltibcarlantas kepada para pengendara serta memantau situasi melalui live report dari titik-titik pengaturan.

Sebanyak 11 personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari perwira pengendali, unit patroli, dan personel lapangan yang fokus memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

IPTU Rido juga mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri saling mendahului di titik penyempitan jalan, karena dapat memicu hambatan baru dan memperparah kemacetan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Batas Kota Solok–Padang terpantau ramai dan terkendali.(Jef)