PADANG  

Ketua DPRD Minta Pemko Terbitkan Edaran Ramadan 2026, Atur Warung hingga Tempat Hiburan Malam

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion

Padang, rakyatsumbar.id—Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengarahkan Pemerintah Kota Padang untuk segera menerbitkan edaran resmi dalam rangka menyambut dan menjalani bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026.

Edaran tersebut dinilai penting sebagai pedoman bersama guna menjaga ketertiban, toleransi, serta kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadan.

Arahan itu disampaikan Muharlion, Kamis (05/02/2026), menyikapi berbagai kebiasaan yang kerap muncul setiap bulan suci, terutama terkait aktivitas warung makan di siang hari, jam malam, serta operasional tempat hiburan.

Menurutnya, pengaturan yang jelas akan membantu menciptakan suasana Ramadan yang lebih kondusif di Kota Padang.

“Yang pertama tentu kita minta pemerintah daerah untuk membuat edaran terkait bagaimana menyambut Ramadan,” ujar Muharlion saat dimintai keterangan, belum lama ini.

Ia menjelaskan, salah satu poin penting dalam edaran tersebut adalah imbauan agar warung makan tidak beroperasi secara terbuka pada siang hari bagi masyarakat Muslim.

Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk saling menghormati umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa. Persoalan warung makan yang tetap buka di siang hari, kata Muharlion, kerap memicu pro dan kontra di tengah masyarakat setiap Ramadan.

Selain itu, Muharlion juga menegaskan perlunya pengaturan tegas terhadap operasional tempat hiburan. Menurutnya, aktivitas hiburan perlu dibatasi, bahkan ditutup sementara, demi menjaga ketertiban umum dan nuansa religius selama bulan suci.

Tak hanya soal pembatasan, Muharlion juga mengajak umat Muslim untuk lebih aktif memakmurkan masjid dan musala. Ia berharap Ramadan menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah sekaligus mempererat kebersamaan umat.

Dalam kesempatan itu, Muharlion turut menyinggung pelaksanaan program Pesantren Ramadan yang rutin digelar setiap tahun di Kota Padang. Ia berharap pelaksanaannya pada Ramadan 2026 dapat lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Harapan kita tentu ada peningkatan dari pelaksanaan sebelumnya. Evaluasi apa yang kurang di tahun lalu harus diperbaiki ke depan,” katanya.

Menurutnya, Pesantren Ramadan memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter generasi muda, sehingga membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga unsur masyarakat adat dan tokoh agama.

Menutup pernyataannya, Muharlion mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk menjalani Ramadan 2026 dengan lebih baik, terlebih setelah daerah tersebut menghadapi berbagai musibah dan bencana.

“Kita jalani Ramadan ini dengan lebih baik, lebih tenang, dan penuh kebersamaan. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (edg)