Agam, Rakyat Sumbar – Pada Jumat menjelang siang, di bawah terik matahari yang menyengat, Ibu Hj. Emma Yohanna kembali mengunjungi salah satu lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Jorong Campago, Nagari Malalak Utara. Kedatangan beliau kali ini didampingi rombongan utusan dari organisasi perantau Minang yang berbasis di Jakarta, Gebu Minang.
Dalam perbincangan bersama media, Ibu Hj. Emma Yohanna menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Malalak khususnya, dan Kabupaten Agam pada umumnya. “Kami dari Gebu Minang sangat merasakan kepedihan warga yang terdampak bencana ini dan berkomitmen untuk ikut serta dalam perbaikan, terutama pada lahan pertanian yang rusak,” ujarnya.
Sebagai bentuk partisipasi nyata, pengurus pusat Gebu Minang telah mengerahkan alat berat berupa excavator di beberapa titik terdampak, antara lain Jorong Sini Air, Nagari Malalak Selatan, Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, serta di lokasi Jorong Campago, Nagari Malalak Utara. Kehadiran dan kerja keras mereka di lapangan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasca bencana.
Ibu Emma Yohanna berharap agar masyarakat Malalak tetap tabah menghadapi cobaan ini dan terus berdoa agar situasi cepat pulih. “Semoga partisipasi kami ini memberikan manfaat nyata bagi warga, sehingga aktivitas dan kehidupan sehari-hari bisa kembali berjalan normal,” tuturnya penuh harap.
Dukungan dan solidaritas seperti ini diharapkan dapat menjadi pendorong untuk memulihkan wilayah terdampak serta mempererat rasa kebersamaan antarwarga dan organisasi masyarakat dalam menangani dampak bencana. (*)




